%A NIM.: 22205011004 Muhammad Munir Sajali Harahap %O Dr. Muhammad Taufik, S.Ag., M.A %T FALSAFAH DALIHAN NA TOLU DALAM PERSPEKTIF ETIKA TANGGUNG JAWAB EMMANUEL LEVINAS %X Dalihan Na Tolu merupakan falsafah hidup masyarakat Angkola yang mengatur relasi kekerabatan melalui kedudukan mora, kahanggi, dan anak boru. Falsafah ini memuat nilai-nilai normatif yang menjadi pedoman dalam kehidupan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dimensi etis dan nilai-nilai normatif dalam falsafah Dalihan Na Tolu serta menjelaskan manifestasi tanggung jawab terhadap the Other melalui perspektif etika tanggung jawab Emmanuel Levinas. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan filsafat. Etika tanggung jawab Emmanuel Levinas digunakan sebagai reading tool untuk mengungkap dimensi etis dalam falsafah Dalihan Na Tolu, sedangkan konsep solidaritas sosial Emile Durkheim digunakan sebagai kerangka pendukung. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi etis dalam falsafah Dalihan Na Tolu dibangun melalui nilai-nilai hamoraon, hagabeon, dan hasangapon, yang teraktualisasi dalam prinsip holong, hapatuturan, marsiadapari, dan marsiurupan. Melalui perspektif Emmanuel Levinas, relasi antara mora, kahanggi, dan anak boru merefleksikan tanggung jawab pra-reflektif terhadap the Other, yang termanifestasi dalam prinsip hormat mar mora, elek mar anak boru, dan manat markahanggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa falsafah Dalihan Na Tolu mengandung dimensi tanggung jawab yang memiliki resonansi dengan etika tanggung jawab Emmanuel Levinas serta memperkaya kajian filsafat etika berbasis kearifan lokal. Kata Kunci: Dalihan Na Tolu, Etika Tanggung Jawab, Sistem Kekerabatan %K Dalihan Na Tolu, Etika Tanggung Jawab, Sistem Kekerabatan %D 2026 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib79459