eprintid: 79560 rev_number: 11 eprint_status: archive userid: 12241 dir: disk0/00/07/95/60 datestamp: 2026-10-27 01:48:41 lastmod: 2026-10-27 01:48:41 status_changed: 2026-10-27 01:48:41 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: sophanshofwan@gmail.com creators_name: Hanif Maulana, NIM.: 22102050031 title: PENERAPAN EMPAT PILAR DECENT WORK ILO DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL PEKERJA PELAYANAN TEKNIS KELISTRIKAN: STUDI PADA ANGGOTA SERIKAT PEKERJA LISTRIK YOGYAKARTA ispublished: pub subjects: K divisions: jur_iks full_text_status: restricted keywords: Capability Approach; Decent Work; pekerja pelayanan teknis kelistrikan; Serikat Pekerja Listrik Yogyakarta note: Muhammad Izul Haq, M.Sc. abstract: Pekerja pelayanan teknis kelistrikan merupakan kelompok pekerja yang menjalankan pekerjaan dengan tuntutan teknis dan risiko keselamatan kerja yang tinggi. Kondisi tersebut perlu dilihat tidak hanya dari keberadaan pekerjaan, tetapi juga dari pemenuhan hak, perlindungan sosial, dan ruang partisipasi pekerja serta keterkaitannya dengan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan empat pilar Decent Work International Labour Organization (ILO), yaitu employment creation, rights at work, social protection, dan social dialogue, serta menganalisis kondisi kesejahteraan sosial pekerja dalam kaitannya dengan penerapan keempat pilar tersebut menggunakan perspektif Capability Approach Amartya Sen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan studi kasus pada pekerja pelayanan teknis kelistrikan anggota Serikat Pekerja Listrik Yogyakarta (SPLY). Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi terhadap empat pekerja anggota SPLY dan satu informan pendukung dari Federasi SERBUK Indonesia. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat pilar Decent Work telah diterapkan dengan tingkat pemenuhan yang berbeda. Pekerja memperoleh pekerjaan, hak dasar, perlindungan sosial, serta ruang dialog melalui serikat pekerja, tetapi masih terdapat keterbatasan pada kecukupan pendapatan, stabilitas dan pengembangan karier, serta partisipasi organisasi. Dalam perspektif Amartya Sen, berbagai kondisi tersebut menjadi resources yang telah menghasilkan sejumlah functionings dan memperluas capabilities pekerja, tetapi proses konversinya masih dipengaruhi kebutuhan keluarga, risiko pekerjaan, sistem shift, dan kondisi hubungan industrial. Kata kunci: Capability Approach; Decent Work; pekerja pelayanan teknis kelistrikan; Serikat Pekerja Listrik Yogyakarta date: 2026-08-13 date_type: published pages: 146 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Hanif Maulana, NIM.: 22102050031 (2026) PENERAPAN EMPAT PILAR DECENT WORK ILO DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL PEKERJA PELAYANAN TEKNIS KELISTRIKAN: STUDI PADA ANGGOTA SERIKAT PEKERJA LISTRIK YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79560/1/22102050031_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79560/2/22102050031_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf