%A NIM.: 22104010027 Abdurrahman %O Indriyani Ma’rifah, M.Pd. I. %T IMPLIKASI PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADIS SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 BANTUL %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi Kecerdasan Buatan yang telah masuk ke dalam ekosistem pendidikan Islam, khususnya pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di MAN 1 Bantul. Integrasi AI dalam pembelajaran menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pemanfaatan AI oleh siswa kelas X dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis di MAN 1 Bantul, dan (2) menjelaskan implikasi pemanfaatan AI terhadap kualitas pembelajaran serta strategi guru dalam merespon fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi lapangan (field research). Subjek penelitian meliputi guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadis dan siswa kelas X MAN 1 Bantul yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemanfaatan AI oleh siswa kelas X berlangsung secara aktif dan variatif melalui platform seperti ChatGPT sebagai pengolah teks praktis, Google Gemini untuk penelusuran literatur dan pembandingan pendapat, Meta AI dan Dola AI. Kecerdasan buatan difungsikan sebagai alat bantu pengerjaan tugas mandiri, penyusun materi presentasi, dan teman dialog kognitif (cognitive partner) dalam belajar mandiri; (2) Implikasi pemanfaatan AI bersifat dualistik. Sisi positifnya mencakup efisiensi waktu instruksional, penguatan pola Student-Oriented Learning (SOL), dan perluasan khazanah kognitif siswa melampaui keterbatasan teks cetak. Adapun tantangannya berupa kecenderungan ketergantungan jawaban instan (surface learning), penerimaan informasi secara pasif, serta potensi kekurangakuratan syakal/teks keagamaan dari luaran AI; (3) Strategi pedagogis guru menjadi kunci penyeimbang melalui penyiapan materi berbasis kitab klasik dengan AI sebagai jembatan, penegakan kontrol gawai, serta penggunaan asesmen berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang menuntut analisis orisinal siswa. %K kecerdasan buatan; kualitas pembelajaran; Al-Qur’an Hadis;MAN 1 Bantul %D 2026 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib79615