<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MTsN MODEL PARAKAN TEMANGGUNG (Perspektif Edutainment)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 03420253</mods:namePart><mods:namePart type="family">Itsna Iftayani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi pembelajaran bahasa Arab di MTsN Model Parakan Temanggung dengan prinsip-prinsip edutainment khususnya untuk kelas VII. Dengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap proses pembelajaran bahasa Arab dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, khususnya untuk MTsN Model Parakan Temanggung sebagai tempat dilakukannya penelitian ini dan secara umum untuk madrasah-madrasah di seluruh Indonesia.   Penelitian ini merupakan sebuah penelitian pengembangan yang mana penulis mengembangkan teori edutainment atau prinsip-prinsip edutainment (yang diperoleh dari berbagai buku). Data diperoleh dari observasi, dokumentasi, dan wawancara, serta angket sebagai data pendukung. Data yang diperoleh di lapangan disesuaikan dengan prinsip-prinsip edutainment yang sudah dirumuskan.   Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Arab di MTsN Model Parakan Temanggung cukup relevan dengan prinsip-prinsip edutainment, karena pembelajaran bahasa Arab di kelas VII MTsN Model Parakan Temanggung mengutamakan kesenangan siswa dan sangat menyesuaikan dengan kemampuan dan kemauan siswa, selain itu suasana akrab, hangat, dan demokratis juga tercipta di sana. Menurut siswa, pembelajaran bahasa Arab yang selama ini mereka alami memang menyenangkan, karena guru selalu mempunyai cara-cara yang unik dan menarik dalam menyampaikan materi, meskipun terkadang mereka takut dengan hukuman yang guru berikan. Hasil angket menunjukkan 56,25% siswa mengaku pembelajaran bahasa Arab menyenangkan, dan dari hasil wawancara mereka mengaku tidak menginginkan adanya perubahan, cukup adanya pengurangan hukuman yang selama ini diberikan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">492.707 6 Bahasa Arab - Metode Belajar</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2007-03-30</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>