relation: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79692/ title: HADIS TENTANG KHOTBAH DAN KONTEKSTUALISASINYA DENGAN PUBLIC SPEAKING (STUDI MA’ANIL HADIS) creator: Aep Saefulloh, NIM.: 20105050046 subject: 297.125 Hadis description: Penelitian ini mengkaji kualitas dan kandungan hadis riwayat Jābir bin 'Abdillāh dalam Ṣaḥīḥ Muslim No. 867 tentang metode khotbah Rasulullah saw, serta kontekstualisasinya dengan konsep public speaking kontemporer. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih terbatasnya kajian sistematis yang menganalisis hadis-hadis khotbah Nabi saw melalui pendekatan ma'ānī al-ḥadīṡ, sementara pembahasan public speaking selama ini lebih banyak dikembangkan dari perspektif komunikasi modern. Penelitian ini bertujuan menjawab tiga permasalahan: bagaimana kualitas hadis tentang khotbah, bagaimana pemahaman kandungannya, dan bagaimana kontekstualisasinya dengan praktik public speaking kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif analitik. Kualitas hadis ditelusuri melalui takhrīj bi al-lafẓ, i'tibār sanad, serta kajian rijāl al-ḥadīṡ dan al-jarḥ wa al-ta'dīl. Adapun pemahaman kandungan hadis dianalisis melalui empat aspek ma'ānī al-ḥadīṡ menurut M. Syuhudi Ismail yaitu bentuk redaksi matan, fungsi Nabi saw, asbāb al-wurūd, dan mukhtalif al-ḥadīṡ yang kemudian dikontekstualisasikan dengan Teori 3V (visual, vokal, verbal) Albert Mehrabian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis riwayat Jābir bin 'Abdillāh berkualitas ṣaḥīḥ, muttaṣil al-sanad, dan marfū', tergolong gharīb pada tingkat sahabat, serta terhindar dari syāż dan 'illat. Redaksi matannya tergolong bahasa tamsīl (frasa ka'annahu munżiru jaisy); Rasulullah saw berkedudukan sebagai penyampai risalah (tablīgh), bukan dalam kapasitas politik atau militer; hadis ini tidak memiliki sebab kemunculan khusus, melainkan mencerminkan kebiasaan (hady) beliau dalam berkhotbah; dan tidak ditemukan pertentangan hakiki dengan hadis setema. Kontekstualisasi dengan Teori 3V menunjukkan ketiga dimensinya visual, vokal, dan verbal tercermin dalam praktik khotbah Rasulullah saw, meski berbeda landasan filosofis: teori modern berorientasi efektivitas komunikasi, sedangkan hadis berlandaskan kesungguhan moral dan tanggung jawab risalah. Dengan demikian, hadis ini menunjukkan keselarasan mendasar dengan prinsip-prinsip public speaking yang dirumuskan secara akademis pada masa kini, sekaligus menegaskan dimensi etis dan spiritual yang melampaui sekadar teknik efektivitas komunikasi. date: 2026-08-28 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79692/1/20105050046_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79692/2/20105050046_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf identifier: Aep Saefulloh, NIM.: 20105050046 (2026) HADIS TENTANG KHOTBAH DAN KONTEKSTUALISASINYA DENGAN PUBLIC SPEAKING (STUDI MA’ANIL HADIS). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.