%A - Robby Habiba Abror %T INHUMAN, TRANSHUMAN, POSTHUMAN: Rekonfigurasi Manusia Otentik di Era Big Data, Algoritma, dan AI %X Humanisme pencerahan menempatkan manusia sebagai pusat dari segala universalitas eksistensial, rasionalitas,dan moralitas kini berada di ambang batasnya. Kritik pascakolonial, ekofeminisme, serta ledakan revolusi teknologi digital dan biogenetik memaksa kita untuk menginterogasi premis paling mendasar tentang manusia. Saat batas antara raga dan mesin, organik dan sintetis, serta agensi manusia dan algoritma kian kabur, subjek humanis tradisional telah runtuh. Untuk membaca kompleksitas zaman ini, kajian budaya dan filsafat kontemporer menawarkan tiga lensa konseptual yang krusial namun sering kali disalahpahami sebagai sinonim, yaitu inhuman, transhuman, dan posthuman. Buku ini bermaksud memetakan genealogi ketiganya. Melalui perspektif filsafat digital dan sosiologi pengetahuan, kita melihat ketiganya sebagai fase kronologis sekaligus konfigurasi ontologis, politik, dan kultural yang saling berkaitan. %K Inhuman, Transhuman, Posthuman, Rekonfigurasi Manusia, Big Data, Algoritma, AI %D 2026 %C Yogyakarta %I LaksBang Akademika %L digilib79716