@phdthesis{digilib9501, month = {July}, title = {TELAAH TAFSIR MEMIKAT HATI DENGAN AL QUR?AN (Studi Kritis Metodologis Atas Penafsiran al Qur?an Asyhari Marzuqi)}, school = {UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta}, author = { NIM. 98532709 MULYADI }, year = {2003}, keywords = {Asyhari Marzuqi, Memikat hati}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/9501/}, abstract = {Skripsi ini berjudul " Telaah Tafsir Memikat Hati Dengan Al-Qur 'an (Studi Kritis-Metodologis Atas Penafsiran Al-Qur 'an Asyhari Marzuqi)", Asyhari Marzuqi adalah pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta. Kehidupannya banyak dihabiskan di dunia kepesantrenan. Sebagai pengasuh pondok, dia punya kepedulian terhadap kajian tafsir. Kepeduliannya diwujudkan dalam bentuk penulisan karya tafsir dengan judul Memikat Hati dengan AlQur'an. Dalam pembahasan skripsi ini dengan tujuan supaya terfokus, penulis mencoba berpegang pada kerangka teoritik Islah Gusmian. Kerangka teoritik tersebut penulis ambil dari buku yang berjudul Khazanah Tafsir Indonesia, dari Hermeneutik hingga Ideologi. Adapun yang menjadi pokok pembahasan dalam skripsi ini terfokus pada dua kajian, yaitu ciri khas tafsir dan wacana dan kepentingan di balik penulisan tafsir. Ciri khas mengacu pada dua pokok bahasan, yaitu aspek teknis penulisan dan aspek henneneutiknya. Aspek teknis meliputi sistematika (runtut), bentuk penyajian (global), gaya bahasa (populer), bentuk penulisan (non ilmiah), dan sumber rujukan (Arab-klasik). Sedangkan aspek hermeneutik meliputi; metode penafsirannya menggunakan metode interteks, corak atau nuansa penafsirannya sosial kemasyarakatan, pendekatan tafsir yang digunakan adalah pendekatan tekstuaI. . Sebuah karya tafsir tidak terlepas dari ruang sosial di mana dan oleh siapa tafsir itu ditulis. Disadari atau tidak ruangini akan mewarnai karya tafsir sekaligus merepresentasikan kepentingan dan ideologi yang ada. Adapun wacana kepentingan dan ideologi yang diusung dan terefleksikan dalam ketaklidannya terhadap salafuna salih serta mempertahankan tradisi ke-NU-an. } }