RINGKASAN DISERTASI KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA PADA PERIODE 1973-1983: SEBUAB SUMBAOGAN PEMABAMAN TENTANG PROSES LEGALISASI KONSTITUSIONAL DALAM KONTEKS PLURALITAS KEBERAGAMAAN DI INDONESIA

MOHAMMAD DAMAMI, NIM: 90140/S-3 (2010) RINGKASAN DISERTASI KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA PADA PERIODE 1973-1983: SEBUAB SUMBAOGAN PEMABAMAN TENTANG PROSES LEGALISASI KONSTITUSIONAL DALAM KONTEKS PLURALITAS KEBERAGAMAAN DI INDONESIA. Doctoral thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (RINGKASAN DISERTASI KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA PADA PERIODE 1973-1983: SEBUAB SUMBAOGAN PEMABAMAN TENTANG PROSES LEGALISASI KONSTITUSIONAL DALAM KONTEKS PLURALITAS KEBERAGAMAAN DI INDONESIA)
MOHAMMAD DAMAMI - NIM. 90140 KEPERCAYAAN TERHADAP.pdf

Download (10MB) | Preview

Abstract

Sidang Umum Majelis Pennusyawaratan Rakyat (SU-MPR) 1973 dan SU-MPR 1978 telah mengesahkan nama dan lembaga "Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa". Narnun, proses-proses legalisasi konstitusional Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan implementasi basil legalisasi konstitusional tersebut masih meoyisakan ketegangan-ketegangan. Masalah yang akan dicari jawabannya adalah: (1) mengapa atau apa yang menjadi akar penyebab ketegangan-ketegangan itu terjadi?; dan (2) bagaimana implikasi terhadap kebijakan eksekutif dan penerimaan publik terhadap Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam konteks pluralitas keberagamaan di Indonesia? Pencarian jawaban terhadap masalah-masalah di atas lewat penelitian perpustakaan (library research) dengan format: Pertama, dilakukan penelitian secara global tentang aspek internal Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan penelitian secara khusus tentang proses dan implikasi legalitas konstitusionalnya. Kedua, pendekatan sejarah dan dibantu teori-teori yang relevan yang dipa.kai untuk memetakan peristiwa legalisasi konstitusional yang terjadi. Ketiga, teknik analisisnya memakai teknik int~rpretasi berdasar kaidah teks dan konteks di sekitar data tentang masalah yang bersifat politis, yuridis, dan nonnatif teologis. Temuan deskriptif yang diperoleh: Pertama, eksistensi fungsional Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa terimbas paralel oleh pasang surut pemikiran keagamaan dan perjuangan ideologis para elite nasionalis Islami dalam forum-forum legislatif yang demokratis yang dijamin secara legal konstitusional. Kedua, eksistensi fuogsional Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa juga dipengaruhi oleh berhasil clan tidaknya kalangan penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa meneguhkan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sebagai satu nama dan fonnat sosok yang dapat diterima oleh seluruh wadah sosial yang ada. Di samping itu, dipengaruhi pula oleh berhasil atau tidaknya kalangan penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa menghindari pennainan politik dengan berdekatan pusat kekuasaan, apalagi kalau di tengah-tengah pergumulan ideologi. Temuan yang bersifat kontributif yang diperoleh: Pertama, kerukunan hidup beragama dan ber-Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa berprasyarat "keterbukaan" yang didukung oleh sosialisasi studi agama-agama sebagai pilar ilmiah dan pendekatannya. Kedua, pemecahan masalah internal diserahkan kepada agama dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang bersangkutan, negara hanya menjamin dan melayani. Salah satu bentuk jaminan adalah penegakan hukum dengan tetap menghonnati HAM.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: Ilmu Agama Islam
Divisions: Pascasarjana > Ringkasan Disertasi > Ilmu Agama Islam
Depositing User: Users 3198 not found.
Date Deposited: 10 Aug 2015 10:50
Last Modified: 10 Aug 2015 11:01
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/16725

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum