Watsiq Yasar, NIM.: 16250074 (2020) KEBERMAKNAAAN HIDUP MILENIAL MASYARAKAT INDUSTRI DI DESA MARGOYOSO KECAMATAN KALINYAMATAN KABUPATEN JEPARA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (KEBERMAKNAAAN HIDUP MILENIAL MASYARAKAT INDUSTRI DI DESA MARGOYOSO KECAMATAN KALINYAMATAN KABUPATEN JEPARA)
16250074_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
![]() |
Text (KEBERMAKNAAAN HIDUP MILENIAL MASYARAKAT INDUSTRI DI DESA MARGOYOSO KECAMATAN KALINYAMATAN KABUPATEN JEPARA)
16250074_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Watsiq Yasar, 16250074, Kebermaknaan Hidup Milenial Masyaraka Industri di Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Skripsi: Ilmu Kesejahteraan Sosial. Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena industrialisasi dan generasi milenial khususnya berusia 21 hingga 29 tahun yang memiliki kecenderungan menghadapi quarterlife crisis. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kebermaknaan hidup milenial masyarakat industri di Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Bagaimana kebermaknaan hidup milenial masyarakat industri di Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Subjek penelitian ini berjumlah 6 orang yang terdiri dari 1 Kepala Desa Margoyoso sebagai informan pendukung dan 2 milenial pencari kerja, 2 milenial bekerja di industri serta 1 milenial memiliki usaha sebagai informan kunci. Objek penelitian ini adalah kebermaknaan hidup milenial masyarakat industri. Penelitian ini menggunakan sudut pandang teori kebermaknaan hidup Victor Frankl dalam memahami objek penelitian, teori generasi milenial guna memahami subjek penelitian serta teori industrialisasi dalam memahami kondisi sosial dan ekonomi tempat penelitian. Hasil penelitian yang pertama menunjukkan bahwa empat dari lima informan menghadapi masa quarterlife crisis. Informan pertama dan kedua terjebak pasa quarterlife crisis pada masa pencarian kerja. Informan ketiga memiliki kondisi tertekan pada beban kerja dan informan keempat merasa memiliki tekanan pada mekanisme bekerja. Hasil penelitian kedua ini menunjukkan bahwa kelima informan memiliki kebermaknaan hidup yang berbeda-beda. Informan pertama merasakan kebermaknaan hidupnya dengan memiliki harapan membangun sebuah usaha kafe. Informan kedua memiliki kebermakanaan hidup akan harapan memiliki studio art. Informan ketiga dan keempat merasakan hidupnya bermakna dengan membantu orang tuanya. Informan kelima memiliki kebermaknaan hidup dengan harapan dapat melaksanakan ibadah haji.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Additional Information / Supervisor: | Andayani, S.IP., MSW. |
Uncontrolled Keywords: | nilai kehidupan, masyarakat industri |
Subjects: | Kesejahteraan Masyarakat Sosial, Perubahan |
Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Kesejahteraan Sosial (S1) |
Depositing User: | Anik Nur Azizah |
Date Deposited: | 11 Jun 2021 14:44 |
Last Modified: | 11 Jun 2021 14:44 |
URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/42360 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |