PARTISIPASI PEREMPUAN DAN DISABILITAS DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN INKLUSI DESA (STUDI KASUS KELOMPOK DIFABEL DESA - KDD KARANGSARI, KULONPROGO)

Rindang Farihah, S.Ag., NIM.: 17200010051 (2021) PARTISIPASI PEREMPUAN DAN DISABILITAS DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN INKLUSI DESA (STUDI KASUS KELOMPOK DIFABEL DESA - KDD KARANGSARI, KULONPROGO). Masters thesis, SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PARTISIPASI PEREMPUAN DAN DISABILITAS DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN INKLUSI DESA (STUDI KASUS KELOMPOK DIFABEL DESA - KDD KARANGSARI, KULONPROGO))
17200010051_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (PARTISIPASI PEREMPUAN DAN DISABILITAS DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN INKLUSI DESA (STUDI KASUS KELOMPOK DIFABEL DESA - KDD KARANGSARI, KULONPROGO))
17200010051_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Praktek pembangunan inklusi dengan strategi pengarusutamaan gender saat ini masih menjadi program kebijakan pemerintah Indonesia. Dalam proses pembangunan desa, perempuan dan warga disabilitas seringkali tertinggal. Ruang-ruang pengambilan keputusan umumnya didominasi oleh kaum laki-laki dan kelompok mayoritas yang ada di desa. Penulisan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan skunder, dilengkapi analisis data dari kedua sumber. Dengan narasumber utama perempuan dan disabilitas anggota Kelompok Difabel Desa (KDD) Karangsari, Pengasih, Kabupaten Kulonprogo. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan dan berinteraksi langsung dengan narasumber. Diawali diskusi terbatas dengan methode Focuss Discussion Group (FGD) dan dilanjutkan dengan wawancara mendalam (indepth interview) melalui komunikasi online. Data skunder berupa literasi yang terdiri dari buku, naskah kebijakan nasional, arsip kegiatan Kelompok Difabel Desa (KDD) dan sumber pendukung lainnya. Perspektif GESI dalam tulisan ini menggambarkan praktek partisipasi perempuan disabilitas dan perempuan yang memiliki anak disabilitas (anggota KDD Karangsari) dalam pembangunan desa. Perspektif GESI digunakan untuk menggali hambatan dan tantangan yang dihadapi akibat konstruksi sosial, misalnya peran gender yang menempatkan perempuan sebagai ibu, berdampak pada lebih banyaknya waktu dan tenaga yang dihabiskan dalam mendampingi putra-putri mereka. Demikian pula disabilitas perempuan, mereka harus menghadapi beberapa hambatan akibat pandangan yang mengkonstruksi masyarakatnya, baik tentang standart kenormalan juga tentang pembedaan kelas sosial laki-laki dan perempuan. Praktek partisipasi yang dilakukan KDD Karangsari telah berada pada level kontrol, sebagai level tertinggi dari proses kerja pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan. Strategi membentuk Organisasi Kelompok Difabel Desa (KDD) Karangsari yang menjadi wadah warga disabilitas desa telah berhasil memperkuat posisi mereka secara sosial. Partisipasi diawali dengan mengikuti proses perencanaan pembangunan desa hingga pada tahap pelaksanaannya. KDD hadir dalam pertemuan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan Musyawarah Desa (Musdes). Dengan terlebih dahulu mengumpulkan anggotanya yang disebut pra Musyawarah Desa (pra Musdes). Kegiatan tersebut berhasil menginventarisir kebutuhan disabilitas desa dan diusulkan dalam Musdes dan Musrenbangdes. Perempuan KDD menjadi bagian Tim 11 dan Tim verifikasi APBdes, semua proses dilalui KDD hingga pada tahap penetapan Peraturan Desa (Perdes).

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing : Ro’fah, M.A., Ph.D.
Uncontrolled Keywords: Pengarusutamaan Gender, Pembangunan Inklusi, Perempuan dan Disabilitas, Gender Equality and Social Inclusion (GESI).
Subjects: DISABILITAS
WANITA DALAM ISLAM
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Interdisciplinary Islamic Studies
Depositing User: Muh Khabib SIP.
Date Deposited: 19 Nov 2021 10:40
Last Modified: 19 Nov 2021 10:40
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/47005

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum