MA’NA AL HAYAH FI AL QISSAH AL QASIRAH “NASIB” LI TAUFIQ AL HAKIM (DIRASAH TAHLILIYYAH ADABIYYAH LI VIKTOR FRANKL

Bustanil Ilmi Agustin, NIM.: 16110005 (2020) MA’NA AL HAYAH FI AL QISSAH AL QASIRAH “NASIB” LI TAUFIQ AL HAKIM (DIRASAH TAHLILIYYAH ADABIYYAH LI VIKTOR FRANKL. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (MA’NA AL HAYAH FI AL QISSAH AL QASIRAH “NASIB” LI TAUFIQ AL HAKIM (DIRASAH TAHLILIYYAH ADABIYYAH LI VIKTOR FRANKL)
1. 16110005_BAB I,_IV_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (9MB)
[img] Text (MA’NA AL HAYAH FI AL QISSAH AL QASIRAH “NASIB” LI TAUFIQ AL HAKIM (DIRASAH TAHLILIYYAH ADABIYYAH LI VIKTOR FRANKL)
2. 16110005_BAB II_III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas tentang makna hidup tokoh Insinyur yang terdapat dalam cerpen Nashib karya Taufiq al-Hakim. Cerpen tersebut mengisahkan tentang penerimaan takdir Insinyur dalam perjuangan mencari pasangan hidupnya. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana proses penemuan dan wujud makna hidup Insinyur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan psikologi sastra dengan teori logoterapi Viktor Frankl. Logoterapi merupakan pandangan yang beranggapan bahwa makna hidup dan hasrat untuk hidup bermakna merupakan motivasi utama manusia untuk meraih kehidupan yang lebih bermakna. Teori ini memiliki tiga prinsip dasar, yaitu kebebasan berkehendak, keinginan akan makna, dan makna hidup. Makna hidup bersumber dari penerapan nilai-nilai berkarya, nilai-nilai penghayatan, dan nilai-nilai bersikap. Hasil dari penelitian ini adalah proses penemuan makna hidup tokoh utama dapat dilihat melalui tiga fase kehidupannya. Fase pertama adalah kesendirian, pada fase ini Insinyur menemukan makna dalam kerja yang bersumber dari nilai-nilai berkarya. Fase kedua adalah pencarian pasangan hidup, Pada fase ini ia menemukan makna dibalik penderitaan yang bersumber dari nilai-nilai bersikap. Fase ketiga adalah penemuan pasangan hidup, Pada fase ini Insinyur menemukan makna dalam cinta yang bersumber dari nilai-nilai penghayatan. Wujud makna hidup Insinyur adalah kebebasan berkehendak, keinginan akan makna, dan makna hidup yang terdapat dalam setiap fase kehidupannya. Insinyur merasa bahagia setelah menemukan pasangan hidup. Hidupnya lebih bermakna ketika ia dapat menerima takdir dengan lapang dada.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Drs.H. Jarot Wahyudi, M.H.,M.A
Uncontrolled Keywords: Makna Hidup, Psikologi Sastra, Logoterapi
Subjects: Kesusastraan Arab > Cerpen
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Arab (S1)
Depositing User: Muh Khabib SIP.
Date Deposited: 21 Jun 2022 15:10
Last Modified: 21 Jun 2022 15:10
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/51367

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum