Muhammad Imdad, NIM.: 23205012006 (2025) KESEHATAN MENTAL KOGNITIF TRANSENDENTAL DALAM PEMIKIRAN ABU ZAID AL-BALKHI (849-934) DAN ABU HAMID ALGHAZA LI (1058-1111): ANALISIS KOMPARATIF-INTEGRATIF. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (KESEHATAN MENTAL KOGNITIF TRANSENDENTAL DALAM PEMIKIRAN ABU ZAID AL-BALKHI (849-934) DAN ABU HAMID ALGHAZA LI (1058-1111): ANALISIS KOMPARATIF-INTEGRATIF)
23205012006_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (KESEHATAN MENTAL KOGNITIF TRANSENDENTAL DALAM PEMIKIRAN ABU ZAID AL-BALKHI (849-934) DAN ABU HAMID ALGHAZA LI (1058-1111): ANALISIS KOMPARATIF-INTEGRATIF)
23205012006_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Kesehatan mental merupakan aspek fundamental dalam kehidupan manusia. Di era modern, perhatian terhadap kesehatan mental semakin meningkat, seiring dengan banyaknya fenomena gangguan mental-psikologis seperti depresi, krisis identitas hingga kehampaan eksistensial. Pada dasarnya, persoalan mengenai kesehatan mental sudah dibahas ratusan tahun lalu. Abu Zaid al-Balkhi (w. 934), merupakan pemikir Islam klasik yang dianggap sebagai pelopor psikosomatik. Ia secara sistematis mengurai persoalan kesehatan mental berikut cara dan langkah penanganannya melalui pendekatan kognitif-psikologis. Sementara itu Abu Hamid al-Ghaza>li (w. 1111) membawa persoalan kesehatan mental ke ranah tasawuf melalui pendekatan transendental. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menjelaskan konsep kesehatan mental menurut al-Balkhi dan al-Ghaza>li dengan melakukan analisis komparatif serta menawarkan model pemikiran baru melalui integrasi pemikiran keduanya keduanya. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi dokumen dan termasuk penelitian kualitatif yang menekankan aspek meaning dan pemahaman mendalam (deep understanding). Sumber data primer berasal dari karya al-Balkhi, Mas}a>lih al-Abda>n wa al-Anfus dan karya-karya al- Ghaza>li yang berkaitan dengan tema tasawuf-psikologis seperti Ih{ya>’ ‘Ulu>m al- Di>n, Kimiya al-Sa’a>dah, Bidayat al-Hidayah, Ma'arij al-Quds fi Madarij Ma’rifat al-Nafs, dan lain-lain. Data-data yang diperoleh dari sumber data diinventarisir dan diklasifikasikan untuk kemudian dilakukan analisis data dengan tiga tahapan, yakni metode interpretasi, analisis dan sintesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa al-Balkhi dan al-Ghaza>li sepakat jika kesehatan mental berkaitan erat dengan aspek emosional, spiritual dan keseimbangan fisik manusia. Perbedaan mendasar keduanya terletak dalam pendekatan terhadap kesehatan mental. Al-Balkhi menggunakan pendekatan kognitif-empiris dan bercorak psikologis. Sementara al-Ghaza>li dominan aspek etis dan spiritual-transendental, kental nuansa tasawuf. Integrasi pemikiran keduanya menghasilkan pemahaman yang holistik terhadap kesehatan mental melalui model kognitif-transendental. Aspek kognitif memungkinkan evaluasi kesehatan mental dari sisi manusia dengan sistem psikologisnya. Sementara aspek transendental melalui hubungan mansuia dengan Tuhannya. Sintesis ini memungkinkan pemahaman akan kesehatan mental yang melampaui sisi humanistik dan bersifat transendental karena dapat mengantarkan terwujudnya kebahagiaan hakiki melalui makrifat terhadap Tuhan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. Imam Iqbal, S.Fil.I., M.S.I. |
| Uncontrolled Keywords: | kesehatan mental; Al-Ghazali dan Al-Balkhi; kognitif-transendental. |
| Subjects: | 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.261 Islam dan Filsafat, Filsafat Islam |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam (S1) |
| Depositing User: | S.Sos Sofwan Sofwan |
| Date Deposited: | 05 Jul 2022 11:40 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 15:15 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/51603 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
