TAREKAT UNTUK ORANG AWAM: KIAI MUSLIH MRANGGEN DAN KITAB-KITABNYA TENTANG TASAWUF

Moh. Salapudin, NIM.: 20200011064 (2022) TAREKAT UNTUK ORANG AWAM: KIAI MUSLIH MRANGGEN DAN KITAB-KITABNYA TENTANG TASAWUF. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (TAREKAT UNTUK ORANG AWAM: KIAI MUSLIH MRANGGEN DAN KITAB-KITABNYA TENTANG TASAWUF)
20200011064_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (TAREKAT UNTUK ORANG AWAM: KIAI MUSLIH MRANGGEN DAN KITAB-KITABNYA TENTANG TASAWUF)
20200011064_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Kelompok reformis puritan antitarekat sering kali menuduh ajaran dan amaliah tarekat sebagai sesuatu yang bidah, tidak memiliki dasar dalam Islam, dan bahkan menjadi sumber kemunduran umat Islam. Ajaran sufisme yang mewujud dalam tarekat-tarekat juga kerap dinilai hanya bisa diakses oleh sekelompok elit agama, karena memberikan prasyarat yang rumit, mulai dari aspek penyucian jiwa, zikir, hingga makrifat. Kiai Muslih Mranggen, melalui karya-karyanya: ‘Umdat as-Sa>lik fi Khairi al-Masa>lik, al-Futu>hat ar-Rabbaniyya>t, an-Nur al-Burhani fi Tarjamati al-Lujain ad-Dany fi Z}ikri Nubz}atin min Manaqibi as-Syaikh Abdi al-Qadir al- Jilany, dan Risalah Tuntunan Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah menjawab tuduah-tudahan kelompok reformis puritan antitarekat sekaligus merumuskan ajaran tarekat yang ia orientasikan untuk masyarakat awam. Menggunakan metode library research dengan penelusuran dokumen atas karyakarya Kiai Muslih Mranggen di atas, penelitian ini berupaya menganalisis mengapa dan bagaimana ia menuliskan amaliah-amaliah tarekat lengkap dengan argumentasinya, dan bagaimana ia merumuskan ajaran tarekatnya yang ia orientasikan kepada masyarakat awam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kiai Muslih Mranggen menulis amaliah tarekat dan argumentasinya untuk secara eksternal untuk merespons tuduhan kaum reformis puritan antitarekat sedangkan secara internal sebagi penguat bagi pengikutnya, khususnya berkaitan dengan rabit}ah, pembacaan manakib Syekh Abdul Qodir Jilani, dan tawasul. Ia memperkuat argumentasi amaliah tarekat tersebut teks-teks yang bersumber dari Alquran, hadis, dan perkataan ulama. Ia merumuskan ajaran tarekatnya untuk masyarakat awam dengan mengutamakan aspek zikir, ketimbang penyucian jiwa dan makrifat. Kiai Muslih melakukan pemudahan (taysir) dengan menjadikan zikir sebagai alat penyucian jiwa, melalui pelenyapan nafsu-nafsu yang buruk dan internalisasi nafsu-nafsu yang baik melalui penghayatan secara mendalam di bagian-bagian tubuh tertentu. Ia mendorong masyarakat awam untuk masuk ke dalam tarekat, tanpa memandang kemampuan syariatnya, agar mereka terbiasa berzikir.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A
Uncontrolled Keywords: Tarekat, Kiai Muslih Mranggen, Qadiriyah Wa Naqsyabandiyah, Zikir
Subjects: TASAWUF > Dzikir
TASAWUF > Tareqoh / Tarekat
TASAWUF
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Interdisciplinary Islamic Studies > Islam Nusantara
Depositing User: Muh Khabib, SIP.
Date Deposited: 28 Sep 2022 09:53
Last Modified: 28 Sep 2022 09:53
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/53550

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum