K.H. IMAM BARMAWI BURHAN; PERAN DALAM PENGEMBANGAN MADRASAH ALIYAH NEGERI BONDOWOSO SEBAGAI SEKOLAH BERKULTUR PESANTREN TAHUN 2001-2013

Moh Fadlilah, NIM.: 15120056 (2022) K.H. IMAM BARMAWI BURHAN; PERAN DALAM PENGEMBANGAN MADRASAH ALIYAH NEGERI BONDOWOSO SEBAGAI SEKOLAH BERKULTUR PESANTREN TAHUN 2001-2013. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (K.H. IMAM BARMAWI BURHAN; PERAN DALAM PENGEMBANGAN MADRASAH ALIYAH NEGERI BONDOWOSO SEBAGAI SEKOLAH BERKULTUR PESANTREN TAHUN 2001-2013)
15120056_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (K.H. IMAM BARMAWI BURHAN; PERAN DALAM PENGEMBANGAN MADRASAH ALIYAH NEGERI BONDOWOSO SEBAGAI SEKOLAH BERKULTUR PESANTREN TAHUN 2001-2013)
15120056_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Siswa-siswi MAN Bondowoso yang menginjak usia remaja mulai rentan adanya penyimpangan seperti pergaulan bebas, tawuran antar kelompok, dan mabuk-mabukan. Maka untuk menimalisir terjadinya kenakalan remaja K.H. Imam Barmawi Burhan pada masa kepemimpinannya mengembangkan MAN Bondowoso sebagai madrasah berkultur pesantren dengan menerapkan beberapa kebijakan yang berdampak positif terhadap perkembangan madrasah. Ia menjadikan sekolah formal di bawah naungan pemerintah menjadi sekolah berkultur pesantren, yang sangat berbeda dengan sekolah di bawah naungan pemerintah lain. Untuk menganalisis penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial pengetahuan yang dikemukakan oleh Peter L. Berger. Menurut teori ini, kontruksi sosial merupakan proses sosial melalui tindakan dan interaksi individu menciptakan secara terus-menerus suatu realitas yang dimiliki dan dialami secara subjektif, yang dibagi menjadi tiga tahapan eksternalisasi, objetivikasi, dan internalisasi. Metode penelitian ini menggunakan metode sejarah yang diikuti oleh beberapa tahapan yaitu: heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kebijakan-kebijakan K.H. Imam Barmawi memberikan banyak dampak positif pada Madrasah secara umum, di antaranya mengubah MAN Bondowoso dengan kultur pesantren, penerapkan pemisahan area putra dan putri, program infaq, disiplin dan bersih (IDB), praktek kerja lapangan agama (PKLA) yang sangat membantu dalam membentuk karakter siswa yang berjiwa Islam, dan salam, silaturahmi, sholat berjamaah dan Al-Qur’an (S3Q).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dra. Himayatul Ittihadiyah, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Pesantrean Yasinat, K.H Imam Barmawi Burhan, Kultur Pesantren
Subjects: Islam dan Pemikiran
Pendidikan Islam (Pesantren) > Pondok Pesantren
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User: Muh Khabib SIP.
Date Deposited: 11 Oct 2022 11:03
Last Modified: 11 Oct 2022 11:03
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/54042

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum