EFEKTIVITAS PENAMBAHAN TEPUNG DAUN PEPAYA DAN DAUN KELOR PADA PAKAN TERHADAP PERILAKU MAKAN DAN PERTUMBUHAN AYAM PETELUR (Gallus gallus Linnaeus, 1758)

Rr. Sylvia Fanny Ardhia P, NIM.: 17106040028 (2022) EFEKTIVITAS PENAMBAHAN TEPUNG DAUN PEPAYA DAN DAUN KELOR PADA PAKAN TERHADAP PERILAKU MAKAN DAN PERTUMBUHAN AYAM PETELUR (Gallus gallus Linnaeus, 1758). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (EFEKTIVITAS PENAMBAHAN TEPUNG DAUN PEPAYA DAN DAUN KELOR PADA PAKAN TERHADAP PERILAKU MAKAN DAN PERTUMBUHAN AYAM PETELUR (Gallus gallus Linnaeus, 1758))
17106040028_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (EFEKTIVITAS PENAMBAHAN TEPUNG DAUN PEPAYA DAN DAUN KELOR PADA PAKAN TERHADAP PERILAKU MAKAN DAN PERTUMBUHAN AYAM PETELUR (Gallus gallus Linnaeus, 1758))
17106040028_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Keseragaman bobot adalah salah satu hal penting untuk mencapai standar produksi ternak ayam petelur, yang saat ini kurang menjadi perhatian oleh peternak. Bobot ayam petelur yang baik adalah sesuai angka standar produksi. Maka dari itu pemberian pakan perlu diperhatikan agar bobot ayam mencapai standar produksi, sehingga pemeliharaannya lebih optimal. Selain itu biaya pakan yang meningkat setiap bulannya dan diperkirakan mencapai 70% dari total biaya produksi ternak ayam petelur. Hal ini mempengaruhi harga telur yang melonjak tinggi, sehingga diperlukan upaya untuk menekan biaya pakan, dengan tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi ayam petelur. Upaya dapat dilakukan dengan menambah campuran hijauan pada pakan. Daun kelor dan daun pepaya yang mengandung protein tinggi diharapkan mampu meningkatkan bobot ayam. Selain itu daun pepaya dan daun kelor memiliki bahan aktif flavonoid yang memiliki aktifitas fitoesterogen, sehingga diharapkan mempercepat waktu bertelur. Penelitian ini bertujuan melihat efektivitas penambahan tepung daun pepaya dan kelor pada pakan terhadap perilaku makan dan pertumbuhan ayam petelur. Percobaan menggunakan 15 ekor ayam petelur strain Lohmann Brown fase pra layer umur 14 minggu, dengan 5 perlakuan dan 3 pengulangan. Hasil menunjukkan durasi makan paling panjang adalah P4 dengan campuran pakan basal sebesar 80% dan bubuk daun kelor sebesar 20%, frekuensi makan dalam satu hari yang paling sering terjadi pada P4. Data pertumbuhan dianalisis menggunakan One Way ANOVA dan menunjukkan peningkatan tingkat konsumsi pakan dengan tambahan daun pepaya dan kelor dibandingkan dengan perlakuan kontrol, tetapi tidak berbeda nyata (>0,05) terhadap pertumbuhan bobot. Penambahan 20% tepung daun kelor menunjukkan pertumbuhan ayam petelur fase pra layer paling baik dibandingkan perlakuan kontrol.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Pembimbing: Najda Rifqiyati, M. Si
Uncontrolled Keywords: Ayam Petelur, Tepung Daun Kelor, Tepung Daun Pepaya, Perilaku Makan, Pertumbuhan
Subjects: Biologi
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi (S1)
Depositing User: Muh Khabib, SIP.
Date Deposited: 21 Oct 2022 14:38
Last Modified: 21 Oct 2022 14:38
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/54406

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum