KOMUNITAS GUSDURIAN YOGYAKARTA 2013-2018 M

Rina Zahrotun Fitriani, NIM.: 16120052 (2023) KOMUNITAS GUSDURIAN YOGYAKARTA 2013-2018 M. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KOMUNITAS GUSDURIAN YOGYAKARTA 2013-2018 M)
16120052_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (KOMUNITAS GUSDURIAN YOGYAKARTA 2013-2018 M)
16120052_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Komunitas Gusdurian Yogyakarta adalah salah satu jaringan dari komunitas yang dimotori oleh Sekretariat Nasional Gusdurian (SEKNAS). Komunitas ini mampu memberikan dampak yang baik khususnya di Yogyakarta sebagai daerah yang memiliki penduduk beragam dan bersifat majemuk. Kemajemukan yang terjadi di Yogyakarta tidak jarang menimbulkan berbagai masalah, salah satu masalah tersebut ialah berkurangnya kesadaran mengenai toleransi. Gusdurian Yogyakarta berupaya melakukan berbagai aktifitas maupun kegiatan yang sarat akan nilai perdamaian. Penelitian ini mencoba memaparkan bagaimana keberagaman masyarakat Yogyakarta mulai dari keberagaman agama, etnis atau suku bangsa dan keberagaman budaya. Disini Komunitas Gusdurian Yogyakarta melakukan peranya dalam merawat toleransi yang dikelompokkan menjadi 3 yaitu Gerakan sosial Islam rasional-inklusif, edukasi dan pendampingan masyarakat mengenai toleransi, terakhir do’a dan dialog lintas iman. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fungsionalisme struktural yang dikemukakan oleh Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan penelitian pustaka yang dilakukan dengan metode heuristik, yaitu dilakukanya observasi, wawancara, studi pustaka serta dokumentasi, kemudian verifikasi, interpretasi dan historiografi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Sosiologi. Pendekatan ini digunakan untuk memaparkan kondisi kota Yogyakarta yang sedang membutuhkan perhatian mengenai masalah kemanusian atau toleransi keberagaman. Dengan pendekatan sosiologi dan teori fungsionalisme, Komunitas Gusdurian Yogyakarta mampu berperan di tengah masyarakat Jogja yang sedang membutuhkan perhatian besar akan hal toleransi. Penulisan ini menghasilkan fakta bahwa Komunitas Gusdurian berusaha keras untuk meneruskan dan mengembangkan visi dan misi yang telah diawali Gus Dur sesuai dengan tuntutan dan tantangan zaman. Dengan tekad dan semangat yang menggebu, gerakan Gusdurian berhasil menyuarakan kemanusiaan dan keadilan dalam segala aspek. Gerakan ini menampilkan kiprah nyata melalui berbagai kampanye damai yang mereka galang, membawa pesan-pesan perdamaian dan kerukunan kepada masyarakat yang terdampak oleh ideologi-ideologi keras.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Imam Muhsin, M.Ag
Uncontrolled Keywords: Komunitas Gusdurian, Toleransi, Keberagaman Masyarakat
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.65 Organisasi Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User: Muh Khabib, SIP.
Date Deposited: 02 Aug 2024 08:28
Last Modified: 02 Aug 2024 08:28
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/66107

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum