Nilam Amalia Fatiha, NIM.: 21103040017 (2024) ANALISIS PENYELENGGARAAN PROGRAM REINTEGRASI DAN RESOSIALISASI BAGI RESIDIVIS (STUDI KOMPARATIF ANTARA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA YOGYAKARTA DAN GRIYA ABHIPRAYA YOGYAKARTA). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (ANALISIS PENYELENGGARAAN PROGRAM REINTEGRASI DAN RESOSIALISASI BAGI RESIDIVIS (STUDI KOMPARATIF ANTARA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA YOGYAKARTA DAN GRIYA ABHIPRAYA YOGYAKARTA))
21103040017_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
![]() |
Text (ANALISIS PENYELENGGARAAN PROGRAM REINTEGRASI DAN RESOSIALISASI BAGI RESIDIVIS (STUDI KOMPARATIF ANTARA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA YOGYAKARTA DAN GRIYA ABHIPRAYA YOGYAKARTA))
21103040017_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Dalam Undang-Undang Pemasyarakatan dijelaskan bahwa pemasyarakatan merupakan subsistem peradilan pidana yang menyelenggarakan penegakan hukum di bidang perlakuan terhadap warga binaan. Penegakan hukum dilakukan dengan program reintegrasi sebagai upaya pembauran kembali warga binaan dengan masyarakat serta resosialisasi sebagai upaya penanaman nilai-nilai kemanusiaan dan peningkatan keterampilan seluruh warga binaan. Dalam hal ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Yogyakarta dan Griya Abhipraya Yogyakarta menyelenggarakan keduanya dengan tujuan agar warga binaan dapat meningkatkan kualitas hidupnya, dan secara otomatis mengurangi angka residivis di Indonesia. Berdasarkan pernyataan tersebut, penelitian ini akan membahas lebih lanjut mengenai klasifikasi penyelenggaraan program reintegrasi dan resosialisasi serta efektivitas penyelenggaraannya di dua lembaga tersebut. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teori pemasyarakatan dan teori efektivitas hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris melalui penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tiga alat, yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan berbagai pihak terkait dalam penelitian ini. Selanjutnya, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif yang dipaparkan secara deskriptif analitis. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penyelenggaraan program reintegrasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Yogyakarta dapat didapatkan melalui remisi, asimilasi, cuti mengunjungi keluarga, cuti bersyarat, cuti menjelang bebas, dan bebas bersyarat. Pemberian reintegrasi sangat mempertimbangkan keberhasilannya. Selain harus aktif ketika kegiatan resosialisasi, secara tidak tertulis ternyata residivis menjadi salah satu pertimbangan pemberian reintegrasi, maka dari itu ada beberapa residivis yang menyatakan bahwa ia merasa sulit diberikan reintegrasi karena pertimbangan tersebut. Di Griya Abhipraya, penyelenggaraan reintegrasi dan resosialisasi bersifat lanjutan dari pembinaan yang terselenggara di Lembaga Pemasyarakatan. Program reintegrasi dilakukan dengan pendampingan dan pengawasan, lalu program resosialisasi dilakukan dengan berbagai kegiatan pelatihan ataupun kerajinan tangan. Yang membedakan klien biasa dengan klien residivis adalah jadwal mereka. Pembimbing Kemasyarakatan akan membuat jadwal wajib lapor yang lebih sering dibandingkan klien biasa dan menghimbau untuk klien residivis selalu hadir ketika ada kegiatan bimbingan di Griya Abhipraya.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Additional Information / Supervisor: | Pembimbing: Dr. Ach. Tahir, S.H.I., S.H., LL.M., M.A. |
Uncontrolled Keywords: | recidivists; reintegration; resocialization; correctional institution, Griya Abhipraya |
Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum |
Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
Depositing User: | Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id] |
Date Deposited: | 02 Jan 2025 08:04 |
Last Modified: | 02 Jan 2025 08:04 |
URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/69040 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |