Ahmad Nur Malik Panigoro, NIM.: 23200011022 (2025) MEDIATISASI PESAN DAKWAH HAWAARIYYUN DI MEDIA SOSIAL. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (MEDIATISASI PESAN DAKWAH HAWAARIYYUN DI MEDIA SOSIAL)
23200011022_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (10MB) | Preview |
|
|
Text (MEDIATISASI PESAN DAKWAH HAWAARIYYUN DI MEDIA SOSIAL)
23200011022_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (26MB) | Request a copy |
Abstract
Tesis ini mengkaji mediatisasi agama dengan studi kasus dakwah Hawaariyyun di media sosial. Secara umum, mediatisasi merupakan konsep yang menjelaskan media tidak lagi dipandang sebagai entitas yang terpisah dari masyarakat, melainkan telah menyatu dan menjadi bagian internal dari kehidupan sosial. Sedangkan mediatisasi agama adalah konsep yang dikembangkan untuk melihat praktik keagamaan yang semakin bergantung pada logika media dalam membentuk, mengemas, dan mengendalikan pesan-pesan keagamaan di media sosial. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah; bagaimana mediatisasi terjadi dan sejauh mana logika media berpengaruh terhadap pesan dakwah Hawaariyyun; bagaimana banalisasi yang terjadi dalam pesan-pesan dakwah Hawaariyyun di media sosial; bagaimana ekspresi dan sudut pandang audiens terhadap dakwah Hawaariyyun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual, analisis konten dan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga cara yaitu observasi, pengarsipan data, dan wawancara, kemudian dianalisis dan disajikan secara kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah yang dilakukan Hawaariyyun mengalami mediatisasi yang terbentuk melalui usaha menggunakan media secara masif dan mengemas pesan-pesan dakwahnya sesuai dengan logika dan aturan setiap media. Selain itu, konstruksi Hawaariyyun sebagai otoritas keagamaan baru, menjadikannya sebagai aktor yang otoritatif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan di media sosial. Pengaruh dari media terhadap pesan-pesan dakwah Hawaariyyun dieksplorasi melalui metafora media Joshua Meyrowitz yakni media sebagai saluran, media sebagai bahasa, dan media sebagai lingkungan. Pada gilirannya, membawa Hawaariyyun pada praktik komodifikasi agama yang dilakukan baik itu offline maupun online sebagai lanjutan dari proses mediatisasi agama. Proses mediatisasi yang terjadi pada dakwah Hawaariyyun disebabkan dari pengaruh kuat dari logika media yang menciptakan banalisasi pesan-pesan dakwah di media sosial. Banalisasi adalah di mana pesan-pesan dakwah Hawaariyyun yang mengalami mediatisasi cenderung menjadi ringan, tidak dogmatis, berpotensi menjadi hiburan, namun menjadi daya tarik sendiri bagi para audiens. Para audiens merasakan pesan-pesan keagamaan yang disampaikan Hawaariyyun di media sosial mampu memotivasi, menginspirasi, dan membantu untuk terus menjadi lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. Sunarwoto, S.Ag., M.A. |
| Uncontrolled Keywords: | Mediatisasi Agama, Logika Media, Banal Religion, Hawaariyyun, Influencer Dakwah |
| Subjects: | 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.6 Dakwah dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Pascasarjana > Thesis > Interdisciplinary Islamic Studies > Kajian Komunikasi dan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Muh Khabib, SIP. |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 10:47 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 10:47 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/74846 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
