Ubaidillah, - and Bambang Hariyanto, - (2025) Polisemi dalam Bahasa Arab Studi Kasus Pada Surat-Surat Nabi Muhammad Kepada Para Raja. In: Jalinan Ilmu dan Peradaban: Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Informasi. Idea Press, Yogyakarta, pp. 311-330. ISBN : 978-623-484-194-7
|
Text (Polisemi dalam Bahasa Arab Studi Kasus Pada Surat-Surat Nabi Muhammad Kepada Para Raja)
Polisemi dalam Bahasa Arab Studi Kasus Pada Surat-Surat Nabi Muhammad Kepada Para Raja.pdf - Published Version Download (11MB) | Preview |
Abstract
Dari analisis polisemi dalam surat-surat Nabi Muhammad saw. kepada para raja, dapat disimpulkan bahwa penggunaan katakata seperti rabb, ‘azim, hudā, da’wah, dan Islam menunjukkan kekayaan makna dalam bahasa Arab yang bergantung pada konteks penggunaannya. Kata rabb dalam surat tersebut merujuk pada makna ketuhanan yang berkaitan dengan konsep rubūbiyyah dalam tauhid, sedangkan ‘azim digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada raja-raja di luar Jazirah Arab. Kata hudā dalam salam Nabi Muhammad bermakna ‘petunjuk’ yang merujuk kepada agama Islam, sementara da’wah digunakan dalam konteks ajakan kepada Islam, bukan dalam makna politis atau propaganda. Adapun kata Islam dalam surat-surat tersebut secara tegas mengacu pada agama yang diajarkan Nabi Muhammad saw. serta seruan untuk tunduk dan patuh kepada Allah. Hal ini menunjukkan bahwa pemaknaan kata dalam bahasa Arab sangat dipengaruhi oleh konteks dan tujuan komunikasi, khususnya dalam teks-teks keagamaan dan diplomasi. Dari pembahasan ini, penulis menyimpulkan bahwa meskipun Nabi Muhammad menggunakan leksikon yang dalam bahasa Arab merupakan polisemi, para raja penerima surat, khususnya yang berada di luar jazirah Arab, dapat memahami secara langsung makna yang dimaksud karena banyak sekali leksikon polisemi yang digunakan tersebut merupakan serapan dari bahasa-bahasa Ibrani, Aram, dan Arab Selatan yang digunakan oleh pemeluk agama Kristen sebelum datangnya Nabi Muhammad. Dengan demikian, tidak ada kosakata yang baru bagi mereka ketika membaca suratsurat tersebut, sehingga mereka dapat memahaminya dengan mudah. Adapun untuk raja-raja yang di Jazirah Arab, tidak ada kesulitan bagi mereka memahami polisemi yang digunakan karena mereka telah terbiasa dengan menggunakan kata-kata polisemi dalam kehidupan sehari-hari dan dapat memahaminya secara langsung melalui konteks situasi yang ada. Selain itu, mereka juga dapat memahami secara langsung karena meskipun mereka berada di Jazirah Arab, mereka juga banyak yang beragama Kristen yang telah mengenal istilah-istilah keagamaan yang digunakan oleh Nabi Muhammad karena berasal dari bahasa semit kuno seperti Ibrani, Aram, dan Arab Selatan, selaku bahasa yang digunakan oleh pemeluk agama Kristen sebelum datangnya Nabi Muhammad.
| Item Type: | Book Section |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Polisemi, Bahasa Arab, Surat Nabi |
| Subjects: | 400 Bahasa > 490 Bahasa-Bahasa Lain > 492.7 Arabic/Bahasa Arab |
| Divisions: | Buku |
| Depositing User: | Dra. Khusnul Khotimah, SS, M.IP - |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 08:30 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 08:30 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/74979 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
