Muhammad Raushan Kanzul Fikri, NIM.: 23205031095 (2025) MAFHUM AZ-ZAWJIYAH FI SURAH ASH-SHAMS 1-10 DIRASAH TAHLILIYAH FI MANZUR AT-TAFSIR AL-MAQASIDI. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (MAFHUM AZ-ZAWJIYAH FI SURAH ASH-SHAMS 1-10 DIRASAH TAHLILIYAH FI MANZUR AT-TAFSIR AL-MAQASIDI)
23205031095_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (9MB) | Preview |
|
|
Text (MAFHUM AZ-ZAWJIYAH FI SURAH ASH-SHAMS 1-10 DIRASAH TAHLILIYAH FI MANZUR AT-TAFSIR AL-MAQASIDI)
23205031095_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (15MB) | Request a copy |
Abstract
Al-Quran sebagai pedoman hidup mengandung seluruh konsep kehidupan. Diantara konsep tersebut adalah keberpasangan (زوجية ). Kata (زوج ) sendiri hadir dalam berbagai ayat dengan konteks yang beragam. Al-Quran menjelaskan bahwa pasangan )زوج( memiliki makna yang luas mencakup tatanan sistem alam semesta. Ayat 1-10 dari surat as-Syams merupakan ayat-ayat yang mecerminkan konsep keberpasangan dalam al-Quran. Penelitian-penelitian yang ada, kebanyakan hanya membahas konsep tazkiyatun-nafs yang terkandung dalam surat ini dan belum ada yang membahas konsep keberpasangan yang terkandung didalamnya. Adanya penegasan al-Quran bahwa segala sesuatu di dunia ini diciptakan secara berpasangan tentu memiliki maqshad (tujuan). Hal ini yang kemudian menarik penulis untuk membahas topik ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis, dengan mendeskripsikan penafsiran para ulama dari masa klasik sampai masa kini, kemudian mengalasisis maqashid yang terkandung dalam surat as-Syams 1-10 menggunakan pendekatan tafsir maqashidi. Pendekatan ini menfokuskan pada aspek tujuan dari surat as-Syams 1-10 baik menurut dimensi maqashid al-Quran atau maqashid al-Syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui maqashid surat as-Syams 1-10 serta relevansinya dalam konteks ke-Indonesiaan. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan terhadap surat as-Syams 1-10 menggunakan perspektif tafsir maqashidi, ditemukan beberapa kesimpulan, yaitu: pertama: Penafsiran surat as-Syams pada masa awal kebanyakan hanya menitik beratkan pada kata-kata asing (al-mufrodat al-gharibah) serta penyebutan riwayatnya (jika ada). Adapun masa pertengahan tidak jauh berbeda, banyak yang menukil dari mufassir sebelumnya. Adapun masa kontemporer, maka sudah mulai bergeser pada penjelasan hikmah dari ayat-ayat yang ditafsirkan meskipun tetap menjelaskan kata-kata asing meski tidak mendetail. Kedua, penafsiran surat as-Syams menggunakan perspektif tafsir maqashidi memberikan dampak yang luas dari sisi kemaslahatannya. Konsep keberpasangan yang terkandung dalam surat ini mengandung nilai-nilai vii keserasian, keharmonisan, dan keseimbangan yang besar manfaatnya bagi ishlah al-fard, ishlah al-mujtama’, dan ishlah al-‘alam. Dari segi ushul al-khamsah, konsep keberpasangan pada surat as-Syams 1-10 juga memberikan mashlahat yang besar, baik hifz ad-Din, hifz al-Aql, hifz an-Nasl, hifz al-Mal, dan bahkan hifz an-nafs. Ketiga, nilai-nilai keharmonisan, keseimbangan, dan keserasian yang terkandung dalam konsep keberpasangan dalam surat as-Syams 1-10 ini dapat memberikan kontribusi dalam konteks ke-Indonesiaan yang akan keberagaman, baik keberagaman, budaya, suku, adat, bahkan juga agama.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Prof. Dr. Muhammad Chirzin, M.Ag. |
| Uncontrolled Keywords: | Keberpasangan, Surah As-Syams, Tafsir Maqashidi |
| Subjects: | 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir (S2) |
| Depositing User: | Muh Khabib, SIP. |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 10:24 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 10:24 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75001 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
