Ashfi Mazida Mauila, NIM.: 21107020031 (2025) PERSEPSI KETIDAKADILAN SOSIAL MASYARAKAT: STUDI KASUS PENAMBANGAN ANDESIT DALAM PROYEK BENDUNGAN BENER DESA WADAS. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (PERSEPSI KETIDAKADILAN SOSIAL MASYARAKAT: STUDI KASUS PENAMBANGAN ANDESIT DALAM PROYEK BENDUNGAN BENER DESA WADAS)
21107020031_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (10MB) | Preview |
|
|
Text (PERSEPSI KETIDAKADILAN SOSIAL MASYARAKAT: STUDI KASUS PENAMBANGAN ANDESIT DALAM PROYEK BENDUNGAN BENER DESA WADAS)
21107020031_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (9MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi ketidakadilan sosial masyarakat Desa Wadas terhadap penambangan andesit yang merupakan bagian dari Proyek Bendungan Bener, Proyek Strategis Nasional(PSN). Penambangan andesit dipersepsikan masyarakat bukan sekadar aktivitas pembangunan, melainkan sebagai bentuk intervensi negara terhadap ruang hidup yang memicu konflik sosial dan penolakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara mendalam terhadap masyarakat yang menolak proyek, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakadilan yang dirasakan masyarakat bersifat multidimensi. Pertama, ketidakadilan distribusi tampak pada pembagian manfaat dan risiko pembangunan yang tidak seimbang, khususnya terkait uang ganti rugi dan ancaman kerusakan ekologis. Kedua, ketidakadilan pengakuan muncul melalui pengabaian nilai tanah, identitas lokal, serta relasi spiritual masyarakat dengan ruang hidupnya. Ketiga, ketidakadilan partisipasi terlihat dari terbatasnya keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan lemahnya representasi politik warga. Selain memicu polarisasi dan ketegangan relasi sosial, konflik ini juga melahirkan solidaritas dan penguatan kohesi sosial di antara kelompok masyarakat penolak. Temuan ini menegaskan bahwa konflik pembangunan tidak selalu berujung pada disintegrasi sosial, melainkan dapat menghasilkan resiliensi sosial dalam kondisi tertentu. Dengan menggunakan teori keadilan sosial Nancy Fraser, penelitian ini menunjukkan bahwa ketidakadilan dalam konteks pembangunan modern tidak dapat dianalisis dalam satu aspek saja, melainkan harus dipahami secara multidimensi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Ambar Sari Dewi, S.Sos., M.Si., Ph.D. |
| Uncontrolled Keywords: | Ketidakadilan Sosial, Persepsi Masyarakat, Penambangan Andesit, Bendungan Bener |
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 300 Ilmu-Ilmu Sosial > 301 Sosiologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1) |
| Depositing User: | Muh Khabib, SIP. |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 09:47 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 09:47 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75011 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
