Elma Nadia, NIM.: 23203012066 (2025) SISTEM PEMBAYARAN ZAKAT PROFESI BULANAN OLEH BAZNAS PERSPEKTIF MAQASID ASY-SYARI‘AH. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (SISTEM PEMBAYARAN ZAKAT PROFESI BULANAN OLEH BAZNAS PERSPEKTIF MAQAṢID ASY-SYARI‘AH)
23203012066_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (SISTEM PEMBAYARAN ZAKAT PROFESI BULANAN OLEH BAZNAS PERSPEKTIF MAQASID ASY-SYARI‘AH)
23203012066_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan reformasi sistem pengelolaan zakat profesi di Indonesia, khususnya melalui mekanisme pembayaran bulanan yang diterapkan oleh BAZNAS. Perubahan struktur ekonomi modern yang ditandai dengan keragaman pendapatan profesi, meningkatnya pekerja nonformal, serta tuntutan transparansi pengelolaan zakat menimbulkan pertanyaan fundamental mengenai kesesuaian sistem bulanan dengan prinsip hukum Islam. Situasi ini memperlihatkan adanya ketimpangan antara efektivitas administratif dan keadilan substantif, sehingga memerlukan analisis yang komprehensif melalui pendekatan maqāṣid asy-syarī‘ah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan normatif-empiris yang mengkaji regulasi zakat (UU No. 23/2011, PMA No. 52/2014, Fatwa DSN-MUI No. 3/2003, dan SK BAZNAS No. 13/2025), laporan resmi BAZNAS, serta berbagai temuan penelitian terdahulu. Kerangka teori yang digunakan mencakup konsep zakat al-māl al-mustafād menurut Yūsuf al-Qarḍāwī serta pendekatan sistemik maqāṣid asy-syarī‘ah Jasser Auda, yang meliputi tiga level tujuan hukum dan enam fitur sistemik Berdasarkan kerangka tersebut, penelitian ini merumuskan dua pertanyaan utama: (1) Bagaimana analisis pembayaran zakat profesi sistem bulanan perspektif maqāṣid asy-syarī‘ah, dan (2) Mengapa sistem bulanan BAZNAS dianggap relevan dalam konteks pengelolaan zakat modern di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembayaran zakat profesi bulanan selaras secara parsial dengan maqāṣid, terutama dalam aspek ḥifẓ ad-dīn, ḥifẓ al-māl, kemudahan administratif, dan percepatan distribusi. Sistem ini belum memenuhi maqāṣid karena perhitungan bruto tidak sesuai pandangan Yūsuf al-Qarḍāwī bahwa perhitungan zakat berbasis netto.keterpusatan pada profesi ASN yang mengabaikan kelompok nonformal, serta belum optimalnya inklusi profesi modern. Beberapa fitur sistemik Jasser Auda juga belum terpenuhi secara utuh. Dengan demikian, sistem bulanan relevan sebagai instrumen administratif yang efisien, tetapi memerlukan reformasi berupa regulasi diferensiatif, digitalisasi wajib, dan integrasi zakat–pajak untuk mewujudkan keadilan dan kemaslahatan yang lebih komprehensif.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. H. Syafaul Mudawam, M.A., M.M |
| Uncontrolled Keywords: | zakat profesi; maqaṣid asy-syari‘ah; sistem pembayaran bulanan |
| Subjects: | 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.54 Zakat |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Magister Ilmu Syari'ah (S2) |
| Depositing User: | Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id] |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 15:00 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 15:00 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75015 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
