Lina Warniati, NIM.: 23200012065 (2025) CHILD GROOMING DALAM KASUS KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI ACEH SINGKIL. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (CHILD GROOMING DALAM KASUS KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI ACEH SINGKIL)
23200012065_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (CHILD GROOMING DALAM KASUS KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI ACEH SINGKIL)
23200012065_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Child grooming merupakan bentuk manipulasi psikologis yang sering ditemukan dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak. Proses ini tidak berlangsung secara tiba-tiba, melainkan melalui tahapan terencana yang memungkinkan pelaku membangun kedekatan emosional dengan anak serta memperoleh kepercayaan dari keluarga. Setelah kepercayaan terbentuk, pelaku secara bertahap menyisipkan perilaku yang mengarah pada eksploitasi seksual. Meningkatnya kasus grooming dipengaruhi oleh lemahnya pengawasan keluarga, terbatasnya literasi mengenai kekerasan seksual, serta norma budaya yang masih tabu pembicaraan tentang seksualitas sehingga upaya pencegahan sering terlambat dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola-pola grooming yang dialami anak dan menjelaskan bagaimana praktik tersebut terbentuk melalui interaksi berbagai lapisan lingkungan sosial menggunakan perspektif ekologi Bronfenbrenner. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus di Aceh Singkil. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan korban, keluarga, pekerja sosial, aparat penegak hukum, dan lembaga perlindungan anak. Metode ini digunakan untuk memperoleh pemahaman yang holistik mengenai proses grooming dan faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku melakukan child grooming melalui empat strategi utama, yakni manipulasi kedekatan emosional melalui pemberian perhatian dan dukungan, eksploitasi kerentanan ekonomi sehingga korban dan keluarga merasa bergantung pada pelaku, normalisasi perilaku seksual yang dikemas sebagai bentuk kasih sayang, dan ancaman serta intimidasi untuk mempertahankan kontrol dan membungkam korban. Analisis berdasarkan teori ekologi mengungkap bahwa praktik grooming dipengaruhi oleh lemahnya pengasuhan keluarga pada tingkat mikrosistem, kurangnya koordinasi antara keluarga dan sekolah pada tingkat mesosistem, tekanan ekonomi pada ekosistem, serta tabu budaya mengenai seksualitas pada tingkat makrosistem. Penelitian ini menunjukkan bahwa child grooming merupakan bentuk kekerasan terstruktur akibat kombinasi faktor individu, keluarga, dan lingkungan sosial. Oleh karena itu, penanganannya memerlukan penguatan fungsi keluarga, peningkatan literasi masyarakat, serta kebijakan perlindungan anak yang lebih responsif terhadap konteks lokal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. Muhrisun, S.Ag., BSW., M.Ag., MSW |
| Uncontrolled Keywords: | child grooming; teori ekologi Bronfenbrenner; kekerasan seksual anak. |
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 362.7 Permasalahan dan Layanan kepada Anak dan Remaja |
| Divisions: | Pascasarjana > Thesis > Interdisciplinary Islamic Studies > Pekerjaan Sosial |
| Depositing User: | Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id] |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 10:09 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 10:09 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75156 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
