LITERASI MEDIA SEBAGAI PENDEKATAN PREVENTIF DALAM MENCEGAH CYBERBULLYING DI MEDIA SOSIAL PADA GENERASI Z: PERSPEKTIF TEORI PUBLIC SPHERE HABERMAS

Febri Nahla, NIM.: 23200011004 (2025) LITERASI MEDIA SEBAGAI PENDEKATAN PREVENTIF DALAM MENCEGAH CYBERBULLYING DI MEDIA SOSIAL PADA GENERASI Z: PERSPEKTIF TEORI PUBLIC SPHERE HABERMAS. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (LITERASI MEDIA SEBAGAI PENDEKATAN PREVENTIF DALAM MENCEGAH CYBERBULLYING DI MEDIA SOSIAL PADA GENERASI Z: PERSPEKTIF TEORI PUBLIC SPHERE HABERMAS)
23200011004_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (LITERASI MEDIA SEBAGAI PENDEKATAN PREVENTIF DALAM MENCEGAH CYBERBULLYING DI MEDIA SOSIAL PADA GENERASI Z: PERSPEKTIF TEORI PUBLIC SPHERE HABERMAS)
23200011004_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran literasi media sebagai pendekatan preventif dalam mencegah cyberbullying di media sosial pada Generasi Z dengan menggunakan teori literasi media Potter dan public sphere Habermas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan literasi media membantu Generasi Z memahami, mengenali, dan menangkal tindakan cyberbullying, serta mengkaji bagaimana ruang publik digital dapat mendukung diskursus yang sehat dan setara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah seorang psikolog dari CPMH UGM dan mahasiswa Generasi Z di Universitas Gadjah Mada, dengan pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi media sosial, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan Credibility (validitas internal), Transferability, Dependability dan Confirmability (validitas eksternal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi media yang mencakup keterampilan, struktur pengetahuan dan kesadaran diri berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan individu menghadapi potensi cyberbullying. Selain itu, penerapan teori Public sphere Habermas mengungkap bahwa media sosial dapat berfungsi sebagai ruang publik digital yang ideal, asalkan didukung oleh literasi media yang memadai untuk menjaga diskusi tetap rasional, inklusif, dan bebas dari kekerasan verbal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan praktis bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan lembaga terkait dalam merancang program literasi media yang efektif guna menciptakan lingkungan digital yang sehat bagi Generasi Z. Kata Kunci: Literasi Media, Cyberbullying, Generasi Z, Media Sosial, Ruang Publik Habermas

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Dr. Syifaun Nafisah, S.T., M.T.
Uncontrolled Keywords: Literasi Media, Cyberbullying, Generasi Z, Media Sosial, Ruang Publik Habermas
Subjects: Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Interdisciplinary Islamic Studies > Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 14 Jan 2026 10:44
Last Modified: 14 Jan 2026 10:44
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75159

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum