Yudi Rachmadani, NIM.: 20102050060 (2025) PENGARUH PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) LANSIA TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DI KALURAHAN TRIHARJO KECAMATAN SLEMAN YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (PENGARUH PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) LANSIA TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DI KALURAHAN TRIHARJO KECAMATAN SLEMAN YOGYAKARTA)
20102050060_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (10MB) | Preview |
|
|
Text (PENGARUH PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) LANSIA TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DI KALURAHAN TRIHARJO KECAMATAN SLEMAN YOGYAKARTA)
20102050060_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (9MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan jumlah lansia di Indonesia setiap tahunnya menimbulkan tantangan baru dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti stabilitas ekonomi, serta kualitas hidup Lansia. Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai salah satu kebijakan perlindungan sosial pemerintah menjadi instrumen penting untuk membantu kelompok miskin, termasuk lansia usia 70 tahun ke atas, agar dapat mencapai taraf hidup yang lebih sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap peningkatan kesejahteraan lansia di Kalurahan Triharjo, Kecamatan Sleman, Yogyakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok lansia penerima dan non-penerima Program Keluarga Harapan (PKH), dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05). Rata-rata kesejahteraan lansia penerima Program Keluraga Harapan (PKH) lebih tinggi, ditunjukkan melalui mean difference sebesar 29,109 poin serta rentang kepercayaan 95% pada 27,271–30,947. Distribusi kategori kesejahteraan turut memperlihatkan bahwa seluruh lansia dengan kategori kesejahteraan tinggi berasal dari kelompok penerima Program Keluarga Harapan (PKH), sedangkan kelompok non-PKH didominasi kategori sedang dan rendah Temuan tersebut dikuatkan melalui analisis deskriptif yang menunjukkan karakteristik lansia mayoritas berusia di atas 80 tahun, tidak bekerja, serta didominasi perempuan. Berdasarkan instrumen WHOQOL-OLD, aspek kemampuan sensorik, otonomi, aktivitas masa lalu–kini–masa depan, partisipasi sosial, hingga kondisi psikologis—semuanya menunjukkan persentase positif lebih tinggi pada lansia penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan lansia melalui dukungan ekonomi yang berdampak pada stabilitas fisik, psikologis, dan sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. Muh. Ulil Absor, S.H.I., M.A. |
| Uncontrolled Keywords: | Program Keluarga Harapan, Kesejahteraan Lansia, Bantuan Sosial |
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 362.6 Permasalahan dan Layanan kepada Orang Lanjut Usia (Lansia) |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Kesejahteraan Sosial (S1) |
| Depositing User: | Muh Khabib, SIP. |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 14:09 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 12:48 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75190 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
