TRADISI JIMPITAN BERAS LELAYU PADA MASYARAKAT DAHROMO PLERET BANTUL (KAJIAN LIVING HADIS)

Lutvira Dyah Wahyudi, NIM.: 22105050056 (2025) TRADISI JIMPITAN BERAS LELAYU PADA MASYARAKAT DAHROMO PLERET BANTUL (KAJIAN LIVING HADIS). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGAYOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (TRADISI JIMPITAN BERAS LELAYU PADA MASYARAKAT DAHROMO PLERET BANTUL (KAJIAN LIVING HADIS))
22105050056_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (TRADISI JIMPITAN BERAS LELAYU PADA MASYARAKAT DAHROMO PLERET BANTUL (KAJIAN LIVING HADIS))
22105050056_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tradisi Jimpitan Beras Lelayu pada Masyarakat Dahromo Pleret Bantul (Kajian Living Hadis)” yang berfokus pada praktik sosial-keagamaan di lingkungan Desa Dahromo Kalurahan Segoroyoso Kapanewon Pleret Kabupaten Bantul sebagai salah satu bentuk living hadis. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena tradisi jimpitan beras yang telah menjadi kegiatan rutin ketika ada sripah ata lelayu. Tradisi tersebut tidak hanya karena tradisi turun temurun dari nenek moyang melainkan sebagai tradisi yang berangkat dari sebuah hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi, memahami resepsi masyarakat terhadap nilai hadis dan tradisi, serta hadis yang menjadi landasan adanya tradisi. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan living hadis dan teori fenomenologi Alfred Schutz dengan menggunakan motif “in order to motive” dan “because of motive” sebagai landasan analisis. Teori ini digunakan untuk menjelaskan bagaimana masyarakat Dahromo mengalami dan meresapi tradisi jimpitan beras lelayu. Ini bukan sekedar aktivitas sosial atau kebiasaan yang di wariskan, melainkan sebagai perwujudan yang nyata dari ajaran hadis. Data yang di peroleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan tokoh agama, ketua RT, kader PKK, dan masyarakat yang biasa ikut serta dalam kegiatan, serta dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi jimpitan beras lelayu biasa dilakukan ketika adanya sripah. Kegiatan ini dilakukan tidak lain dan tidak bukan untuk mempererat tali silaturahmi antar tetangga. Selain itu kegiatan ini tidak hanya sebagai tradisi turun temurun saja, akan tetapi dari adanya peristiwa yang menjadikan pelajaran bagi masyarakat dengan adanya nilai dari sebuah hadis. Berdasarkan hasil analisis, tradisi jimpitan beras lelayu ini dapat dijelaskan melalui dua motif Alfred Schutz. Yang pertama yaitu in order to motive yaitu motif tujuan. Terdapat dua motif tujuan dari adanya tradisi jimpitan beras lelayu ini yaitu dari kemasyarakatan dan niat lillahita’ala. Yang kedua yaitu because of motive atau motif karena. Sebab adanya jimpitan beras ini selain karena dari nenek moyang juga karena adanya musibah. Dari musibah tersebut tradisi ini hadir dengan membawa nilai dari sebuah hadis yang mana nantinya tradisi ini berangkat dari sebuah hadis yang digunakan dalam masyarakat. Tradisi ini menunjukkan bahwa ajaran islam yang di ajarkan oleh Nabi Muhammad telah hidup di Masyarakat Dahromo melalui tradisi jimpitan beras lelayu. Dengan demikian, tradisi jimpitan beras lelayu pada xviii Masyarakat Dahromo Pleret Bantul merupakan perwujudan dari adanya living hadis yang menyatukan dengan adanya fenomena, serta menjadi bukti konkret bahwa ajaran islam dapat berubah menjadi aksi sosial yang menumbuhkan rasa kepedulian dan menguatkan tali silaturahmi antar tetangga dengan kehidupan sosial secara nyata. Kata kunci: Living Hadis, Tradisi Jimitan Beras, Masyarakat, Fenomenologi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Dr. Mahatva Yoga Adi Pratama, M. Sos.
Uncontrolled Keywords: Living Hadis, Tradisi Jimitan Beras, Masyarakat, Fenomenologi.
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.21 Ilmu Hadis
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Hadis (S1)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 02 Feb 2026 10:48
Last Modified: 02 Feb 2026 10:48
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75333

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum