Sandya Sahisnu Prabaswara, NIM.: 22201021016 (2025) LEGITIMASI POLITIK ULAMA DALAM PERANG SUKSESI JAWA III TAHUN 1740-1757. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (LEGITIMASI POLITIK ULAMA DALAM PERANG SUKSESI JAWA III TAHUN 1740-1757)
22201021016_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (LEGITIMASI POLITIK ULAMA DALAM PERANG SUKSESI JAWA III TAHUN 1740-1757)
22201021016_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf Restricted to Registered users only Download (558kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang andil ulama dalam peristiwa perang suksesi Jawa III selama tahun 1740-1757. Selain melibatkan para bangsawan dan VOC, para ulama juga turut terlibat. Perang suksesi ini dipengaruhi oleh kondisi pemerintahan, sosial, politik, dan ekonomi yang tidak stabil pada masa pemerintahan Pakubuwana II di Kesultanan Mataram. Perang ini berdampak pada terpecahnya Mataram menjadi Kesultanan Yogyakarta, Kasunanan Surakarta, serta Kasunanan Mangkunegaran. Penelitian sejarah ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan politik, pendekatan ini digunakan untuk menganilis dinamika perang Suksesi Jawa III dan peranan ulama. Perang suksesi dimulai dari pemberontakan aliansi Pakubuwana II dan laskar Cina melawan VOC, kekalahan aliansi ini menyebabkan Pakubuwana II berdamai dengan VOC. Aliansi Pakubuwana II dan VOC kemudian melawan pemimpin pemberontak baru yaitu Sunan Kuning, namun perlawanan ini berhasil dikalahkan. Pemberontakan dilanjutkan oleh Pangeran Mangkubumi dan Raden Mas Said melawan aliansi Pakubuwana III dan VOC, hingga disepakatinya perjanjian Giyanti (1755). Namun pihak Raden Mas Said tidak puas terhadap hasil perjanjian tersebut, sehingga harus melawan aliansi Hamengkubuwana I (Mangkubumi), Pakubuwana III, dan VOC. Pemberontakan Raden Mas Said berhasil diredam dengan disepakatinya perjanjian Salatiga (1757) oleh semua pihak sekaligus memgakhiri perang suksesi Jawa III. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa selama serangkaian Perang Suksesi Jawa III, terdapat peran ulama yang signifikan dalam legitimasi politik para pemimpin perang selama memperebutkan kekuasaan. Andil ulama ini terjadi karena mereka tidak hanya menguasai ajaran Islam, namun juga penguasaan yang mendalam pada bidang sosial-politik yang kompleks. Selama perang suksesi Jawa, andil ulama terbagi kedalam tiga periode perang. Periode awal, ulama berperan dalam merancang strategi dan melakukan mobilisasi militer. Periode pertengahan, ulama lebih berfokus dalam memberikan dukungan moral dan penguatan fondasi politik para pemimpin perang. Pada periode terakhir, ulama menciptakan perdamaian melalui perannya sebagai mediator dalam negosiasi antara pihak yang berselisih selama perang suksesi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. Maharsi, M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | Perang Suksesi Jawa III; VOC; ulama; legitimasi politik |
| Subjects: | 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.98 Sejarah - Tokoh Islam |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Peradaban Islam/SPI (S2) |
| Depositing User: | Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id] |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 13:47 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 13:47 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75338 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
