Rahmah As-Sa’idah, NIM.: 23204022036 (2025) MODEL HIBRIDA PEMEROLEHAN BAHASA ARAB: SINTESIS PEMIKIRAN IBNU KHALDUN DAN STEPHEN KRASHEN. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (MODEL HIBRIDA PEMEROLEHAN BAHASA ARAB: SINTESIS PEMIKIRAN IBNU KHALDUN DAN STEPHEN KRASHEN)
23204022036_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (MODEL HIBRIDA PEMEROLEHAN BAHASA ARAB: SINTESIS PEMIKIRAN IBNU KHALDUN DAN STEPHEN KRASHEN)
23204022036_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pemerolehan bahasa yang didasarkan pada pemikiran Ibnu Khaldun dan Stphen Krashen, mengembangkan model hibrida pemerolehan bahasa Arab Khaldun-Krashen serta mengetahui implikasi tersebut pada Pendidikan bahasa. jenis penelitian yang diterapkan adalah penelitian Pustaka (systematic literature review) dengan pendekatan pemikiran tokoh. sumber primer dalam penelitian ini adalah buku Al-Muqaddimah karya Ibnu Khaldun dan buku Principle and Practice in Second Language Acquisition karya Stephen Krashen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima prinsip kunci dalam pemerolehan bahasa yang saling terkait, yaitu natural exposure (paparan/ ujaran alami), pembiasaan berjenjang (tadarruj & habit formation), kebermaknaan komunikasi (meaningful use), afeksi positif (positive affective), dan role modelling (keteladanan), kelima prinsip tersebut membentuk kerangka ekologis yang mendukung pemerolehan Bahasa secara holistic. Paparan Bahasa (natural exposure) alami ini memberi input yang kaya dan autentik, pembiasaan berjenjang memastikan proses berlangsung sesuai tahapan, kebermaknaan komunikasi menjadikan Bahasa hidup dalam praktik, afeksi positif menurunkan hambatan emosional, dan role modelling menyediakan keteladanan linguistik yang konsisten. Model yang dikembangkan dalam penelitian ini sangat relevan dengan karakteristik lingkungan Pendidikan khususnya pesantren di Indonesia yang memiliki kultur keseharian intensif. Lingkungan pesantren terbukti mampu menjadi ruang alami bagi siswa untuk mengalami Bahasa, bukan sekedar mempelajarinya. Selain itu, nilai adab dan keteladanan guru yang menjadi ciri khas tradisi pesantren berfungsi sebagai pendorong dan akselerator penting yang tidak selalu ditemukan dalam pendekatan linguistik Barat. Integrasi dua perspektif, yaitu rasionalitas structural Krashen dan nilai-nilai edukatif Ibnu Khaldun memberikan kerangka teoretis yang kokoh untuk memperbaiki praktik pembelajaran dan pemerolehan Bahasa Arab di Lembaga Pendidikan khususnya pesantren. Kata Kunci: Model Hibrida, Pemerolehan Bahasa Arab, Ibnu Khaldun, Stephen Krashen
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. Hj. R Umi Baroroh, S.Ag., M.Ag |
| Uncontrolled Keywords: | Model Hibrida, Pemerolehan Bahasa Arab, Ibnu Khaldun, Stephen Krashen |
| Subjects: | Pendidikan Bahasa Arab > PENDIDIKAN BAHASA ARAB - TEORI |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam (S2) > Pendidikan Bahasa Arab |
| Depositing User: | S.Sos Sofwan Sofwan |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 14:32 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 14:32 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75412 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
