Achmad Yusuf Maulana, NIM.: 19105031001 (2026) PEMAKNAAN SURAH AL WAQI’AH DALAM TRADISI JALBUR RIZQI (STUDI LIVING QUR’AN MASYARAKAT SEMEN, KELURAHAN KARANGPELEM, KECAMATAN KEDAWUNG, KABUPATEN SRAGEN). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (PEMAKNAAN SURAH AL WAQI’AH DALAM TRADISI JALBUR RIZQI (STUDI LIVING QUR’ĀN MASYARAKAT SEMEN, KELURAHAN KARANGPELEM, KECAMATAN KEDAWUNG, KABUPATEN SRAGEN))
19105031001_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (8MB) | Preview |
|
|
Text (PEMAKNAAN SURAH AL WAQI’AH DALAM TRADISI JALBUR RIZQI (STUDI LIVING QUR’ĀN MASYARAKAT SEMEN, KELURAHAN KARANGPELEM, KECAMATAN KEDAWUNG, KABUPATEN SRAGEN))
19105031001_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Kesejahteraan dan kelancaran rezeki merupakan dambaan setiap individu. Di Dusun Semen, Sragen, masyarakat mempraktikkan tradisi Jalbur Rizqi melalui pembacaan rutin Surah Al-Waqi’ah sebagai ikhtiar spiritual memohon kelimpahan rezeki. Fenomena Living Qur’an ini menarik untuk dikaji karena terdapat kesenjangan antara praktik masyarakat yang menjadikan surah ini sebagai wasilah untuk mendapatkan rezeki dengan kandungan tekstual surah yang sejatinya membahas peristiwa Hari Kiamat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan prosesi pelaksanaan tradisi Jalbur Rizqi dengan Surah Al-Waqi’ah di Dusun Semen; dan (2) Menganalisis motivasi serta bentuk resepsi pemaknaan masyarakat terhadap praktik tersebut . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan jenis studi lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara dengan tokoh agama dan jamaah, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan teori resepsi untuk membaca pemaknaan masyarakat terhadap teks Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, tradisi Jalbur Rizqi merupakan kegiatan keagamaan terstruktur yang dilaksanakan setiap malam Selasa di bawah bimbingan KH. Abdul Rasyid. Rangkaian ritualnya meliputi pembacaan tahlil, ceramah keagamaan, pembacaan Surah Al-Waqi’ah secara berjamaah, dan diakhiri dengan zikir ijazah khusus serta makan bersama sebagai wujud sedekah. Kedua, secara resepsi, masyarakat Dusun Semen memaknai Surah Al-Waqi’ah tidak secara tekstual, melainkan secara fungsional-simbolis. Surah ini dipahami sebagai wasilah atau instrumen spiritual untuk mendatangkan rezeki, ketenangan batin (peace of mind), dan keberkahan hidup. Motivasi yang melandasinya meliputi aspek pragmatis (ekonomi), psikologis (keyakinan dan kesabaran), serta sosiologis (kerukunan warga) yang membuktikan bahwa Al-Qur'an hidup di tengah masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Subkhani Kusuma Dewi, M.A. |
| Uncontrolled Keywords: | Jalbur Rizqi, Living Qur’an, Surah Al-Waqi’ah |
| Subjects: | 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur’an dan Tafsir (S1) |
| Depositing User: | Muh Khabib, SIP. |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 14:18 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 14:18 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75543 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
