PEMIKIRAN AGUS MUSTOFA TENTANG KESELARASAN AYAT-AYAT ISRA MIKRAJ DENGAN SAINS DALAM CERAMAH DI YOUTUBE

Nur Hikmah, NIM.: 23205032032 (2026) PEMIKIRAN AGUS MUSTOFA TENTANG KESELARASAN AYAT-AYAT ISRA MIKRAJ DENGAN SAINS DALAM CERAMAH DI YOUTUBE. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (PEMIKIRAN AGUS MUSTOFA TENTANG KESELARASAN AYAT-AYAT ISRA MIKRAJ DENGAN SAINS DALAM CERAMAH DI YOUTUBE)
23205032032_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (PEMIKIRAN AGUS MUSTOFA TENTANG KESELARASAN AYAT-AYAT ISRA MIKRAJ DENGAN SAINS DALAM CERAMAH DI YOUTUBE)
23205032032_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (787kB) | Request a copy

Abstract

Dominasi pendekatan saintifik terhadap penafsiran Al-Qur’an berdampak pada reduksi dimensi spiritual teks suci. Pembacaan yang ideal terhadap fenomena tafsir sains kontemporer adalah dengan memahami struktur epistemologis yang melatarbelakangi konstruksi pemikiran mufasir. Agus Mustofa dikenal sebagai tokoh yang populer di media digital dengan pendekatan rasional-saintifik dalam menafsirkan ayat-ayat metafisik Al-Qur’an. Untuk itu, diperlukan pengkajian sudut pandang baru dalam memahami relasi Al-Qur’an dengan sains pada penafsirannya tentang peristiwa Isra Mikraj. Penelitian ini berupaya mengungkap struktur pemikiran Agus Mustofa melalui pengkajian terhadap penafsiran Isra Mikraj dalam kanal YouTube “Cangkir Tasawuf Modern”. Pengungkapan aspek hermeneutis ini memberikan perbedaan sudut pandang yang signifikan mengenai konstruksi pemikiran tafsir sains kontemporer yang selama ini lebih di fokuskan pada kritik metodologis dibandingkan analisis struktur interpretasi. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode dokumentasi dan kepustakaan, menjadikan delapan video penafsiran Agus Mustofa tentang Isra Mikraj sebagai sumber data primer dan kerangka teori hermeneutika Hans-George Gadamer untuk mengidentifikasi proses fusion of horizons dalam konstruksi penafsirannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Agus Mustofa tentang Isra Mikraj merupakan hasil dialektika antara horizon saintifik yang dibawa olehnya dengan horizon simbolik teks Al-Qur’an. Struktur pemikirannya dikonstruksi atas pra-pemahaman bahwa peristiwa Isra Mikraj bukan diyakini tetapi dapat dijelaskan secara rasional melalui teori fisika modern seperti kecepatan cahaya, teleportasi, dan multiverse. Latar belakang keluarga sufi dan Pendidikan Teknik Nuklir di Universitas Gadjah Mada, serta interaksi dengan ilmuwan muslim seperti Ahmad Baiquni dan Sahirul Salim, membentuk perpaduan antara kesadaran spiritual dan worldview saintifik dalam pemikirannya. Medium YouTube sebagai ruang digital turut membentuk strategi penafsiran yang mengutamakan kemudahan akses dan relevansi kontemporer. Meski demikian, penafsirannya memperlihatkan ketegangan produktif antara upaya rasionalisasi yang berisiko mereduksi dimensi spiritual dengan keberhasilan membuka dialog baru tentang relevansi Al-Qur’an bagi masyarakat kontemporer. Agus Mustofa mengoperasikan pendekatan saintifik pada penafsirannya sebagai instrumen yang mengantarkannya pada tujuan utama, yakni menjadikan Isra Mikraj sebagai tantangan peradaban. Hal tersebut menegaskan bahwa penafsiran Agus Mustofa adalah representasi tafsir sains kontemporer yang menempatkan rasionalitas sebagai syarat pemahaman.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Dr. Ali Imron, S.Th.I., M.S.I.
Uncontrolled Keywords: Agus Mustofa; Isra Mikraj; Tafsir Sains; Fusion of Horizons
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.01 Pemikiran keagamaan Islam
200 Agama > 297 Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir (S2)
Depositing User: Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id]
Date Deposited: 06 Mar 2026 10:52
Last Modified: 06 Mar 2026 10:52
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75697

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum