JERAT MARRIAGE IS SCARY : STUDI FENOMENOLOGI KEPUTUSAN MENIKAH PADA JANDA DI KALURAHAN PLERET, KECAMATAN PLERET, KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA

Siti Hajar Nur Aini, NIM.: 22107020021 (2026) JERAT MARRIAGE IS SCARY : STUDI FENOMENOLOGI KEPUTUSAN MENIKAH PADA JANDA DI KALURAHAN PLERET, KECAMATAN PLERET, KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (JERAT MARRIAGE IS SCARY : STUDI FENOMENOLOGI KEPUTUSAN MENIKAH PADA JANDA DI KALURAHAN PLERET, KECAMATAN PLERET, KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA)
22107020021_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (13MB)
[img] Text (JERAT MARRIAGE IS SCARY : STUDI FENOMENOLOGI KEPUTUSAN MENIKAH PADA JANDA DI KALURAHAN PLERET, KECAMATAN PLERET, KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA)
22107020021_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (12MB) | Request a copy

Abstract

Status janda di masyarakat seringkali dipandang negatif sehingga menimbulkan tekanan sosial mengenai pernikahan. Padahal dibalik itu ada pengalaman janda yang sangat mempengaruhi dalam memaknai pernikahan. Pengalaman pernikahan sebelumnya, baik cerai hidup maupun cerai mati berpotensi menimbulkan fenomena Marriage is Scary yang terjadi pada janda di Kalurahan Pleret. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) memahami makna pernikahan bagi janda, (2) mengungkapkan alasan pernikahan sebelumnya hingga terjadi perceraian, (3) menjelaskan pertimbangan janda dalam memutuskan untuk menikah kembali, (4) mengetahui jerat Marriage is Scary yang terjadi pada janda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menjelaskan secara mendalam pengalaman yang dilalui perempuan janda. Prosedur pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dilihat dari perspektif sosiologi. Selain itu penelitian ini menggunakan teori feminisme standpoint Dorothy E.Smith. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) makna pernikahan bagi janda ada empat yakni: pergeseran makna pernikahan berdasarkan pengalaman hidup, ketegangan antara harapan dan realitas pernikahan, dominasi suami dalam pengambilan keputusan serta harapan dan tujuan hidup bagi janda, (2) alasan menikah hingga memutuskan bercerai karena keputusan menikah sebagai pilihan hidup lalu munculnya masalah berupa faktor pemicu perceraian sampai pada tahap proses perceraian, (3) janda memiliki alasan tidak menikah kembali karena ingin mempertahankan status jandanya dan membuktikan tidak terpengaruh pada stigma masyarakat yang diberikan, (4) jerat Marriage is Scary terjadi pada janda dengan pemaknaan takut untuk menikah kembali, menikah kembali bukan menjadi prioritas dan menjadi bentuk penguatan identitas diri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Agus Saputro M.Si
Uncontrolled Keywords: Pernikahan, Ketakutan Menikah, Janda, Standpoint
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 300 Ilmu-Ilmu Sosial > 301 Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User: Muh Khabib, SIP.
Date Deposited: 16 Mar 2026 08:59
Last Modified: 16 Mar 2026 08:59
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75789

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum