PENGARUH GERAKAN KELOMPOK HOUTHI TERHADAP KONFLIK DI YAMAN TAHUN 1990- 2015

Dimas Fahri Husaini, NIM.: 18101020036 (2025) PENGARUH GERAKAN KELOMPOK HOUTHI TERHADAP KONFLIK DI YAMAN TAHUN 1990- 2015. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (PENGARUH GERAKAN KELOMPOK HOUTHI TERHADAP KONFLIK DI YAMAN TAHUN 1990- 2015)
18101020036_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (PENGARUH GERAKAN KELOMPOK HOUTHI TERHADAP KONFLIK DI YAMAN TAHUN 1990- 2015)
18101020036_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Fokus kajian dalam penelitian ini adalah mengangkat tentang pengaruh kelompok gerakan politik bersenjata yang muncul di Sa’dah, Yaman Utara pada awal tahun 1990 dengan nama resmi Anshar Allah, yang kemudian lebih dikenal sebagai Houthi. Kelompok Houthi pada awalnya memiliki visi untuk meningkatkan pendidikan pemuda di Yaman dan menganut paham Syi’ah Zaidiyah. Paham ini sudah ada sejak masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib dan telah berkembang menjadi salah satu aliran besar dalam Islam. Seiring dengan waktu, gerakan Houthi berkembang menjadi kekuatan politik dan militer yang signifikan di Yaman.Perkembangan kelompok Houthi di Yaman memicu konflik politik dan sosial yang melibatkan berbagai pihak di kawasan tersebut. Kelompok ini mulai melakukan serangkaian pemberontakan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintah Yaman, yang dianggap korup dan tidak adil. Pemberontakan ini menimbulkan ketegangan di seluruh kawasan, memicu konflik bersenjata yang melibatkan berbagai aktor lokal dan regional. Situasi ini semakin rumit karena berbagai pihak dengan kepentingan berbeda mulai mendukung atau menentang kelompok Houthi, yang mengubah konflik ini menjadi lebih luas dan melibatkan banyak elemen politik dan sosial. Hal ini menarik untuk dibahas karena konflik yang terjadi tidak hanya berdampak pada situasi politik di Yaman, tetapi juga menimbulkan ketidakstabilan di seluruh Timur Tengah. Oleh karena itu, rumusan masalah yang dapat disimpulkan dari penelitian ini adalah, bagaimana sejarah terbentuknya kelompok Houthi, bagaimana peran kelompok ini dalam eskalasi konflik politik dan sosial di Yaman, serta bagaimana dampaknya terhadap kondisi politik di Timur Tengah. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui studi dokumen dan studi pustaka. Untuk menjawab rumusan masalah, peneliti menerapkan pendekatan politik-sosial. Teori yang digunakan sebagai landasan adalah teori hegemoni yang dikembangkan Antonio Gramsci untuk menganalisis bagaimana sebuah gerakan kelompok yang berlandaskan ideologi dapat secara sukses mengambil alih suatu kekuasaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah, yang mencakup empat tahap: heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Dr. Syamsul Arifin, S.Ag, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Gerakan Houthi; Konflik Yaman; Masa Arab Spring
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.272 Islam dan Ilmu Politik, Politik Islam, Fundamentalisme
Sejarah Peradaban / Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User: Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id]
Date Deposited: 10 Apr 2026 10:19
Last Modified: 10 Apr 2026 10:19
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76038

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum