PENGEMBANGAN KONSEP PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MENURUT IBNU KHALDUN (TEORI KONSTRUKTIVISME SOSIAL)

Kamisyka Samawa Meldi, NIM.: 232040222019 (2025) PENGEMBANGAN KONSEP PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MENURUT IBNU KHALDUN (TEORI KONSTRUKTIVISME SOSIAL). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (PENGEMBANGAN KONSEP PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MENURUT IBNU KHALDUN (TEORI KONSTRUKTIVISME SOSIAL))
23204022019_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Text (PENGEMBANGAN KONSEP PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MENURUT IBNU KHALDUN (TEORI KONSTRUKTIVISME SOSIAL))
23204022019_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kamisyka Samawa Meldi, Pengembangan Konsep Pembelajaran Bahasa Arab Menurut Ibnu Khaldun (Teori Konstruktivisme Sosial). Tesis: Yogyakarta, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2025. Bahasa Arab memiliki peran penting dalam pendidikan Islam, namun pembelajarannya masih terkendala dalam metode tradisional dan minimnya keaktifan siswa. Teori konstruktivisme sosial menawarkan solusi melalui interaksi dan pengalaman, sejalan dengan gagasan Ibnu Khaldun tentang belajar bertahap, pengulangan, dan bimbingan guru. Integrasi keduanya membuka peluang pengembangan model pembelajaran bahasa Arab yang lebih efektif, kontekstual dan humanis. Penelitian ini mengkaji relevansi kedua perspektif tersebut untuk kebutuhan pendidikan Islam modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data dikumpulkan dari buku-buku, jurnal ilmiah, karya klasik (terutama buku muqaddimah), teori konstruktivisme sosial, serta dokumen-dokumen yang relevan dengan topik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pertama, konsep bahasa menurut Ibnu Khaldun menempatkan bahasa sebagai malakah yang terbentuk melalui kebiasaan, interaksi, dan lingkungan soosial. Hal ini sejalan dengan teori konstruktivisme sosial yang menekankan bahwa pengetahuan bahasa dibangun melalui interaksi, kolaborasi, dan konteks budaya. Kedua, Pembelajaran bahasa Arab harus dilakukan secara bertahap (tadarruj), berbasis pembiasaan (at-ta‘wīd), dan menekankan praktik komunikatif, bukan hafalan teori. Pemikiran Ibnu Khaldun sejalan dengan teori konstruktivisme yang menekankan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan pembiasaan sebagai kunci pemerolehan bahasa. Keetiga, relevansi utamanya terletak pada metode pengajaran, yang menggabungkan latihan bertahap, pengalaman langsung, dan interaksi sosial dalam pemerolehan bahasa. Dengan demikian, pendekatan Ibnu Khaldun dapat dijadikan landasan pengembangan metode pembelajaran bahasa Arab modern bagi penutur non-Arab. Kata Kunci: Ibnu Khaldun, Teori Konstruktivisme Sosial, Pembelajaran Bahasa Arab

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Dr. Dr. Muhajir, S.Pd.I, M.SI.
Uncontrolled Keywords: Ibnu Khaldun, Teori Konstruktivisme Sosial, Pembelajaran Bahasa Arab
Subjects: 400 Bahasa > 490 Bahasa-Bahasa Lain > 492.77 Pendidikan Bahasa Arab
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam (S2) > Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 14 Apr 2026 13:28
Last Modified: 14 Apr 2026 13:28
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76074

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum