Muhammad Erfan Nur Ikhsan, NIM.: 20105010036 (2026) RELEVANSI EKOTEOLOGI KH M ALI YAFIE DALAM MERESPON TANTANGAN LINGKUNGAN PADA PEMBANGUNAN IBU KOTA NEGARA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (RELEVANSI EKOTEOLOGI KH M ALI YAFIE DALAM MERESPON TANTANGAN LINGKUNGAN PADA PEMBANGUNAN IBU KOTA NEGARA)
20105010036_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text (RELEVANSI EKOTEOLOGI KH M ALI YAFIE DALAM MERESPON TANTANGAN LINGKUNGAN PADA PEMBANGUNAN IBU KOTA NEGARA)
20105010036_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur adalah proyek strategis nasional yang bukan hanya membawa implikasi teknis dan ekonomi, tetapi juga melahirkan persoalan lingkungan, sosial, dan moral yang kompleks. Berbagai permasalahan ekologis seperti deforestasi, degradasi ekosistem, serta potensi terpinggirkannya masyarakat lokal menunjukkan bahwa pembangunan IKN tidak bisa terlepas dari krisis cara pandang manusia terhadap alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembangunan IKN melalui perspektif ekoteologi Islam, khususnya pemikiran KH. M. Ali Yafie, guna menyingkap ranah etis dan spiritual di balik proyek pembangunan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari karya-karya KH. M. Ali Yafie, sementara data sekunder bersumber dari buku, jurnal, dan literatur ilmiah yang relevan dengan tema ekoteologi, pembangunan berkelanjutan, dan lingkungan hidup. Analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, pemaparan data, dan interpretasi data secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran ekoteologi KH. M. Ali Yafie memberikan kerangka etis yang penting dalam menilai arah pembangunan IKN. Prinsip amanah kekhalifahan, mizan (keseimbangan), keadilan ekologis, dan kemaslahatan lintas generasi yang menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa hanya berorientasi pada eksploitasi sumber daya alam semata. Penelitian ini juga menemukan adanya keselarasan normatif sekaligus ketegangan praksis antara visi Green City IKN dan implementasi pembangunan di lapangan. Oleh karena itu, pembangunan IKN harus dipahami sebagai ujian moral yang menuntut integrasi antara kemajuan pada aspek fisik, tanggung jawab ekologis, dan kesadaran spiritual. Kata kunci: Ekoteologi Islam, KH. M. Ali Yafie, Ibu Kota Nusantara, pembangunan berkelanjutan, etika lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Rizal Al Hamid, M.Si. |
| Uncontrolled Keywords: | Ekoteologi Islam, KH. M. Ali Yafie, Ibu Kota Nusantara, pembangunan berkelanjutan, etika lingkungan. |
| Subjects: | Aqidah Filsafat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah dan Filsafat Islam (S1) |
| Depositing User: | S.Sos Sofwan Sofwan |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 11:26 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 11:26 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76098 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
