KEMAMPUAN CALON GURU KIMIA DALAM MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI SERTA PEMAHAMAN TENTANG DISABILITAS DAN PENDIDIKAN INKLUSIF PADA PEMBELAJARAN KIMIA

Dwi Zahra Nabila, NIM.: 22104060021 (2026) KEMAMPUAN CALON GURU KIMIA DALAM MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI SERTA PEMAHAMAN TENTANG DISABILITAS DAN PENDIDIKAN INKLUSIF PADA PEMBELAJARAN KIMIA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KEMAMPUAN CALON GURU KIMIA DALAM MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI SERTA PEMAHAMAN TENTANG DISABILITAS DAN PENDIDIKAN INKLUSIF PADA PEMBELAJARAN KIMIA)
22104060021_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (KEMAMPUAN CALON GURU KIMIA DALAM MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI SERTA PEMAHAMAN TENTANG DISABILITAS DAN PENDIDIKAN INKLUSIF PADA PEMBELAJARAN KIMIA)
22104060021_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesiapan psikologis dan pedagogis calon guru kimia dalam mengintegrasikan teknologi asistif dalam pendidikan inklusif. Didukung oleh Concerns Based Adoption Model (CBAM) dan kerangka kerja SAMR, serta prinsip-prinsip Desain Universal untuk Pembelajaran (UDL), penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan calon guru dan menganalisis hubungan antara kesiapan psikologis dan integrasi teknologi. Menggunakan desain kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan dari 152 mahasiswa pendidikan kimia di lima universitas di Indonesia melalui kuesioner online. Alat ukur yang telah divalidasi oleh ahli dan memiliki Cronbach’s alpha 0.83, mengukur dua aspek utama: kemampuan mengintegrasikan teknologi asistif dan pemahaman tentang disabilitas dan inklusif. Analisis deskriptif dan tabulasi silang dilakukan untuk mengeksplorasi interaksi antara tahap CBAM dan tingkat SAMR. Hasil menunjukkan tingkat kesiapan moderat (M = 3,3) di semua domain desain, perencanaan, implementasi, dan pemahaman. Sebagian besar peserta menunjukkan kesadaran konseptual tentang prinsip-prinsip inklusif tetapi kesulitan menerapkannya secara sistematis. Integrasi teknologi sebagian besar terbatas pada tahap substitusi dan augmentasi, menunjukkan penggunaan fungsional daripada transformatif. Hasil analisis silang menunjukkan korelasi positif antara kesiapan psikologis dan tingkat integrasi teknologi yang lebih tinggi, menyarankan bahwa kesadaran emosional dan kepercayaan diri mempengaruhi kreativitas pedagogis. Studi ini berkontribusi viii secara teoritis dengan mengintegrasikan CBAM, SAMR, dan UDL ke dalam model terpadu yang menjelaskan bagaimana dimensi emosional, kognitif, dan institusional berinteraksi untuk membentuk pedagogi digital inklusif. Secara praktis, penelitian ini menyoroti kebutuhan program pendidikan guru untuk mengintegrasikan bimbingan reflektif, literasi emosional, dan pengalaman co-design yang menumbuhkan empati dan inovasi. Temuan ini juga menyediakan bukti empiris untuk mendukung kemajuan transformasi digital inklusif dalam pendidikan guru STEM, terutama di konteks berkembang. Temuan ini berkontribusi pada kemajuan pendidikan STEM inklusif melalui pemahaman komprehensif tentang kesiapan emosional dan teknologi guru. Kata Kunci: Calon Guru Kimia, teknologi asistif, CBAM, SAMR

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Jamil Suprihatiningrum, S.Pd.Si., M.Pd.Si., Ph.D.
Uncontrolled Keywords: Calon Guru Kimia, teknologi asistif, CBAM, SAMR
Subjects: 500 Sains Murni > 540 Kimia > 540.7 Pendidikan Kimia
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Kimia (S1)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 15 Apr 2026 14:22
Last Modified: 15 Apr 2026 14:22
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76114

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum