PERBEDAAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN PERMAINAN TRADISIONAL (EGRANG BATOK) TERHADAP KEMAMPUAN KERJA SAMA SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS III SDN GENTAN

Lathifatun Ni’mah, NIM.: 22104080049 (2026) PERBEDAAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN PERMAINAN TRADISIONAL (EGRANG BATOK) TERHADAP KEMAMPUAN KERJA SAMA SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS III SDN GENTAN. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PERBEDAAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN PERMAINAN TRADISIONAL (EGRANG BATOK) TERHADAP KEMAMPUAN KERJA SAMA SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS III SDN GENTAN)
22104080049_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (PERBEDAAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN PERMAINAN TRADISIONAL (EGRANG BATOK) TERHADAP KEMAMPUAN KERJA SAMA SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS III SDN GENTAN)
22104080049_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Model pembelajaran yang diterapkan dalam suatu pembelajaran seharusnya dapat mendorong keterlibatan aktif siswa seperti: saling mendukung, bertukar ide, dan saling memperkuat pemahaman satu sama lain. Namun, pada kenyataannya model pembelajaran yang diterapkan kurang efektif untuk meningkatkan kontribusi dan kerja sama antar anggota. Karena dalam pelaksanaannya, siswa masih cenderung pasif, bermain sendiri, bahkan masih menggantungkan pekerjaannya kepada teman sekelompoknya tanpa ikut berkontribusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan model TGT berbantuan permainan tradisional (egrang batok) terhadap kemampuan kerja sama siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas III SDN Gentan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kuasi eksperimen dengan menggunakan pre-response dan post-response with nonequivalent kontrol group design dengan melibatkan 2 kelas, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III A dan III B SDN Gentan tahun 2025/2026. Adapun instrumen yang digunakan adalah observasi. Teknik analisis data yang dilakukan menggunakan uji hipotesis Independent sample T-Test. Setelah dilakukannya analisis data, diperoleh nilai signifikansi sejumlah 0,000 < 0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT berbantuan permainan tradisional (egrang batok) terdapat perbedaan terhadap kemampuan kerja sama siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Kata Kunci: Egrang Batok, Kuantitatif Kuasi Eksperimen, Non- Equivalent

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Dra. Asnafiyah M.Pd
Uncontrolled Keywords: Egrang Batok, Kuantitatif Kuasi Eksperimen, Non- Equivalent
Subjects: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S1)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 23 Apr 2026 15:19
Last Modified: 23 Apr 2026 15:19
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76265

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum