REPRESENTASI NILAI KEADILAN DALAM PEMBERITAAN TUNTUTAN 17+8 DI REPUBLIKA.CO.ID

Tsabita Sirly Kamaliya, NIM.: 22102010053 (2026) REPRESENTASI NILAI KEADILAN DALAM PEMBERITAAN TUNTUTAN 17+8 DI REPUBLIKA.CO.ID. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (REPRESENTASI NILAI KEADILAN DALAM PEMBERITAAN TUNTUTAN 17+8 DI REPUBLIKA.CO.ID)
22102010053_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (REPRESENTASI NILAI KEADILAN DALAM PEMBERITAAN TUNTUTAN 17+8 DI REPUBLIKA.CO.ID)
22102010053_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Munculnya tuntutan 17+8 setelah rangkaian demonstrasi besar di Indonesia telah menjadi isu sosial politik yang memperoleh perhatian luas dari media serta mengandung kontestasi makna, terutama dalam kaitannya dengan keadilan sosial. Penelitian ini menjadi relevan karena media tidak sekadar berperan sebagai penyedia informasi, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam mengonstruksi realitas sosial dan membentuk persepsi publik mengenai konsep keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Republika.co.id mereresentasikan nilai keadilan dalam pemberitaan tuntutan 17+8, sekaligus mengkaji keterkaitan antara teks, konteks sosial, dan kognisi sosial yang melatarbelakangi proses produksi wacana tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis dokumentasi dengan metode analisis wacana kritis model Teun A.Van Dijk yang mencakup dimensi utama, yakni dimensi teks, konteks sosial, dan kognisi sosial. Data penelitian berupa lima teks berita Republika.co.id yang secara khusus membahas tuntutan 17+8. Seluruh data dianalisis melalui struktur makro, superstruktur, dan mikrostruktur teks. Data juga dihubungkan dengan skema pengetahuan aktor media dan kondisi sosial politik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Republika.co.id membingkai keadilan dalam kerangka normatif dan moral dengan menempatkan ketimpangan ekonomi serta penderitaan kelompok rentan sebagai faktor utama yang melatarbelakangi munculnya tuntutan 17+8. Struktur dari dimensi teks menggunakan strategi retoris berupa dalil sejumlah ayat Al Qur’an dan hadis, referensi agama, serta diksi yang empatik. Keadilan tidak hanya dimaknai sebagai persoalan regulasi dan penegakan hukum negara, melainkan juga dikonstruksikan sebagai bentuk tanggung jawab etis, kepedulian sosial, dan nilai religius yang dicerminkan dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. Hasil penelitian ini menegaskan posisi media Islam dalam membentuk wacana keadilan di ruang publik sekaligus memperkaya pengembangan kajian analisis wacana kritis dalam konteks media di Indonesia. Kata Kunci: Nilai Keadilan; Representasi; Republika.co.id; Teun A.Van Dijk; Tuntutan 17+8

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Irawan Wibisono, M.I.Kom
Uncontrolled Keywords: Nilai Keadilan; Representasi; Republika.co.id; Teun A.Van Dijk; Tuntutan 17+8
Subjects: Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam (S1)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 27 Apr 2026 15:12
Last Modified: 27 Apr 2026 15:12
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76297

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum