Putri Harianti, NIM.: 24204031009 (2026) PERAN DAN TANTANGAN GURU LAKI-LAKI DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (PERAN DAN TANTANGAN GURU LAKI-LAKI DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI)
24204031009_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (PERAN DAN TANTANGAN GURU LAKI-LAKI DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI)
24204031009_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Minimnya keterlibatan laki-laki dalam profesi guru Pendidikan Anak Usia Dini merupakan fenomena yang terjadi secara global, termasuk di Indonesia. Padahal, keberadaan guru PAUD laki-laki memiliki potensi strategis dalam mendukung perkembangan anak secara holistik serta menciptakan keseimbangan gender dalam lingkungan pendidikan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pembahasan peran, tantangan, dan dampak keberadaan guru PAUD laki-laki yang dikaji secara terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAUD laki-laki, mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi, serta mengkaji dampak keberadaan guru laki-laki dalam lembaga PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif fenomenologis. Subjek penelitian teridri dari 10 orang, meliputi empat guru PAUD laki-laki, dua guru perempuan, tiga orang tua, dan ketua yayasan di PAUD Lilik Pekanbaru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAUD laki-laki memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan anak usia dini sebagai pembimbing, panutan, fasilitator, mediator, dan motivator. Kehadiran guru laki-laki memberikan dampak positif terhadap pembentukan disiplin, keberanian, kemandirian, dan karakter anak, serta berperan sebagai model peran (role model), terutama bagi anak yang minim figur ayah. Namun, guru PAUD laki-laki menghadapi tantangan utama berupa stigma gender, stigma sosial yang memandang PAUD sebagai ranah perempuan, serta rendahnya kesejahteraan dan minimnya dukungan kebijakan. Meskipun demikian, kehadiran guru laki-laki berdampak positif bagi lingkungan PAUD, baik bagi peserta didik, guru perempuan, maupun orang tua melalui peningkatan dinamika pembelajaran dan perubahan persepsi. Penelitian ini menegaskan bahwa keberadaan guru laki-laki di PAUD penting tidak hanya dari aspek representasi gender, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas proses pendidikan anak usia dini. Kata kunci: guru PAUD laki-laki, peran dan tantangan, dampak keberadaan, pendidikan anak usia dini
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Prof. Dr. H. Suyadi, S.Ag., M.A. |
| Uncontrolled Keywords: | guru PAUD laki-laki, peran dan tantangan, dampak keberadaan, pendidikan anak usia dini |
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372.21 Pendidikan Pra Sekolah/Pendidikan Anak Usia Dini |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini (S2) |
| Depositing User: | S.Sos Sofwan Sofwan |
| Date Deposited: | 11 May 2026 08:48 |
| Last Modified: | 11 May 2026 08:48 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76427 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
