Deni Dewangga, NIM.: 21105050041 (2025) KONSEP ISTITHO’AH UNTUK MENUNAIKAN IBADAH HAJI DALAM PERSPEKTIF HADIS. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (KONSEP ISTITHO’AH UNTUK MENUNAIKAN IBADAH HAJI DALAM PERSPEKTIF HADIS)
21105050041_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (KONSEP ISTITHO’AH UNTUK MENUNAIKAN IBADAH HAJI DALAM PERSPEKTIF HADIS)
21105050041_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pelaksanakan ibadah haji merupakan hal yang sangat krusial, hal ini dikarenakan panjangnya yang harus disiapkan oleh seorang muslim untuk melakukan perjalanan ke Baitullah termasuk daripada persiapan biaya, kondisi fisik, dan mental yang tidak semua muslim memilik atau mampu memenuhi kriteria tersebut, sehingga dibentuklah konsep istitha’ah guna memaksimalkan rukun islam yang kelima yaitu haji, namun untuk memahami makna dan implikasi dari istitha’ah dalam konsep ibadah diperlukan pemaknaan hadis yang berkaitan dengan haji baik secara tekstual ataupun kontekstual. Faktor istitha’ah sendiri bukan hanya berasal dari individu seorang muslim itu sendiri, akan tetapi juga menyankut dengan faktor eksternal seperti kondisi sosial dan hukum yang berlaku. Penelitian ini berfokus pada keabsahan dan pemaknaan hadis tentang haji dengan menggunkan metode pendekatan kualitatif dan library research untuk mengamati kualitas hadis yang berkaitan dengan praktik haji. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Khaled Abu Fadl serta implikasinya terhadap kondisi sosial saat ini serta memahami makna yang terkandung dalam hadis tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan dua hal, yaitu 1) Hadis istitha’ah menunjukkan bahwa kewajiban haji hanya berlaku bagi orang yang benar-benar mampu untuk melaksanakannya, yaitu mencakup kemampuan fisik, finansial, dan keamanan perjalanan. 2) Kontekstualisasi hadis istitha’ah pada era modern harus mempertimbangkan penyesuaian makna “mampu” dengan perkembangan sosial, teknologi, dan kebijakan yang berlaku dimasing masing daerah. Selain syarat fisik, finansial, dan keamanan, kemampuan administratif, pemenuhan persyaratan kesehatan, serta kepatuhan terhadap regulasi kuota haji juga menjadi bagian dari istitha’ah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Achmad Dahlan, Lc., M.A, |
| Uncontrolled Keywords: | istitha’ah; hadis; haji |
| Subjects: | 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.125 Hadis |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Hadis (S1) |
| Depositing User: | Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id] |
| Date Deposited: | 21 May 2026 13:20 |
| Last Modified: | 21 May 2026 13:20 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76536 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
