Binti Khabibatur Rohmah Al Arifah, NIM.: 24205031011 (2026) PESAN DAN KESERASIAN TAFSIR FI DZILAL AL-QUR’AN KARYA SAYYID QUTB DAN TAFSIR AL-MISHBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB ATAS SURAT ADH-DHUHA. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (PESAN DAN KESERASIAN TAFSIR FI DZILAL AL-QUR’AN KARYA SAYYID QUTB DAN TAFSIR AL-MISHBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB ATAS SURAT ADH-DHUHA)
24205031011_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (PESAN DAN KESERASIAN TAFSIR FI DZILAL AL-QUR’AN KARYA SAYYID QUTB DAN TAFSIR AL-MISHBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB ATAS SURAT ADH-DHUHA)
24205031011_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengakaji pesan dan keserasian (munasabah) dalam penafsiran surat Ad-Dhuha terhadap tafsir Fi Dzilal al-Qur’ān dan tafsir Al-Misbah. Kajian ini dilatarbelakangi atas pemahaman bahwa ayat-ayat Al-Qu’an tidak berdiri sendiri, namun memiliki kesinambungan tematik dan membentuk satu kesatuan makna yang utuh. Adapun konsep munasabah digunakan untuk melihat hubungan antar ayat dalam surah Ad-Dhuha serta melihat penafsiran dari kedua tafsir dalam menjelaskan pesan utama dari surah tersebut secara menyeluruh. Fokus penelitian ini mengarah pada pesan-pesan ketuhanan, penguatan psikologi Nabi Muhammad Saw dan nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatanatif. Sumber primer penelitian ini adalah tafsir Fī Ẓilāl al-Qur’ān dan tafsir Al-Misbah. Sementara sumber sekunder berupa literasi yang terkait dengan munasabah, ulumul Qur’an serta kajian surat Ad-Dhuha. Data analisis melalui tahap di komparasi dan sigfikansi untuk menemukan persamaan, perbedaan serta signifikansi untuk kelebihan dan kekurangan dalam kedua tafsir. Sayyid Qutb dalam memahami surat Ad-Dhuha sebagai ekspresi penguatan spiritual yang lahir dari pengalaman batin Nabi Muhammad Saw dan konflik batin, sehingga pesan surat dipahami sebagai seruan optimisme, keteguhan iman dalam menghadapi perjuangan hidup. Sementara M. Quraish Shihab memaknai surat Ad-Dhuha lebih secara sistematis dan kontekstual dengan menekankan pesan kasih sayang Allah Swt, harapan masa depan dan tanggung jawab sosial yang dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Dalam penafsiran ayat-ayatnya, Sayyid Qutb lebih menonjolkan sifat penafsiran dengan nuansa penghayatan batin, pemikiran yang mendalam. Sementara M. Quraish Shihab menekankan kejelasan makna, relevansi sosial serta nilai kemanusiaan yang bersifat menyeluruh. Keserasian surat menurut Sayyid Qutb terlihat pada alur penguatan jiwa dan gerak spiritual ayat-ayatnya. Sedangkan M. Quraish Shihab tampak pada keterpaduan tema, stuktur bahasa dan kesinambungan pesan moral. Kedua mufasir menegaskan bahwa surat Ad-Dhuha merupakan podoman penting dalam membangun optimisme, kepedulian sosial dan keteguhan iman bagi manusia di setiap zaman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam penafsiran surat Ad-Dhuha, kedua mufassir menjelaskan hal tersebut sebagai surat penghibur dari Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw. Selain itu, surat tersebut juga menegaskan bahwa Allah Swt tidak akan meninggalkan Nabi Muhammad Saw dan memberi janji di masa depan yang lebih baik. Penafsiran Sayyid Qutb lebih menekankan sisi spiritual dan semangat untuk berdakwah. Sedangkan M. Quraish Shihab lebih menekankan terkait analisa kebahasaan, tema pokok surat serta keterkaitan dalam struktur ayat secara sistematis. Keserasian ayat tampak dari penegasan kehadiran Tuhan, pengingatan nikmat di masa lalu serta perintah untuk menyayangi –berbuat baik terhadap anak yatim, orang-orang yang meminta, dan mensyukuri atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah Swt. Secara global pesan dan keserasian yang terkandung dalam surat Ad-Dhuha dapat dikatakan revelan pada masa kini. Hal tersebut sebagai landasan teologis, landasan psikologis serta menumbuhkan kepedulian sosial. Kata Kunci: Pesan dan keserasian, Surat Ad-Dhuha, tafsir Fī Ẓilāl al-Qur’ān dan tafsir Al-Misbah.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. |
| Uncontrolled Keywords: | Pesan dan keserasian, Surat Ad-Dhuha, tafsir Fī Ẓilāl al-Qur’ān dan tafsir Al-Misbah. |
| Subjects: | Ilmu Alqur’an dan Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir (S2) |
| Depositing User: | S.Sos Sofwan Sofwan |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 10:55 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 10:55 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76700 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
