ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KAIN GREY KM309 DENGAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS: PC GKBI)

Aulia Rahma Kusumaningtyas, NIM.: 22106060085 (2026) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KAIN GREY KM309 DENGAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS: PC GKBI). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KAIN GREY KM309 DENGAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS: PC GKBI))
22106060085_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KAIN GREY KM309 DENGAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS: PC GKBI))
22106060085_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas kain grey KM309 yang diproduksi PC GKBI dikarenakan masih ditemukan permasalahan kualitas terkait cacat produk. PC GKBI memiliki target maksimal pada kategori cacat yang harus dipotong sebesar 5%. Namun, dalam praktiknya cacat tersebut memiliki rata-rata persentase sebesar 11,06%. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Six Sigma dengan tahap DMAIC yang berfokus pada kategori cacat yang harus dipotong. Hasil analisis ditemukan terdapat 14 jenis cacat, yaitu rantas mesin, tak teranyam, pakan kosong, benang bebas masuk, lusi putus, sumbi, pakan renggang dobel, pakan rangkap, odolan, karat/oli, sobek/lubang, lusi dobel/cucuk, pakan akhir/snarl, dan kanji. Dalam mengukur performa proses produksi, dilakukan perhitungan nilai level sigma yang diperoleh hasil sebesar 3,29 sehingga termasuk dalam rata-rata industri Indonesia. Terdapat lima cacat dominan berdasarkan hasil diagram Pareto, yaitu tak teranyam (33%), rantas mesin (54%), karat/oli (70%), pakan kosong (79%), dan sobek/lubang (88%). Kelima jenis cacat ini dianalisis menggunakan FMEA untuk mengidentifikasi akar penyebab kritis cacat dominan. Hasil FMEA pada setiap jenis cacat dengan RPN tertinggi diberikan usulan pengendalian kualitas. Usulan tersebut meliputi evaluasi rutin dan pemberian reward, menyusun lembar pencatatan penggantian spare part, membuat SOP, poster visualisasi prosedur pembersihan oli, dan memberi pengingat, menyusun checklist pemeriksaan mesin berisi daftar spare part dan rangkaian otomatis pakan, serta menyusun checklist pemeriksaan mesin berisi daftar spare part. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan mampu membantu perusahaan dalam meningkatkan kualitas kain grey KM309 dalam upaya mengurangi cacat yang harus dipotong pada produk tersebut. Kata kunci: Cacat yang Harus Dipotong, DMAIC, Kain Grey KM309, Kualitas,

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Dr. Ir. Ira Setyaningsih, S.T., M.Sc,
Uncontrolled Keywords: Cacat yang Harus Dipotong, DMAIC, Kain Grey KM309, Kualitas, Six Sigma.
Subjects: 600 Sains Terapan > 670 Teknik Industri
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri (S1)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 11 Jun 2026 14:36
Last Modified: 11 Jun 2026 14:36
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76777

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum