Muhammad Naufal Ashshiddieqi, NIM.: 23205032036 (2026) EKSTRAKSI IDEAL MORAL MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH DALAM TAFSIR AT-TANWIR: ANALISIS DOUBLE MOVEMENT. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (EKSTRAKSI IDEAL MORAL MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH DALAM TAFSIR AT-TANWIR: ANALISIS DOUBLE MOVEMENT)
23205032036_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (10MB) | Preview |
|
|
Text (EKSTRAKSI IDEAL MORAL MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH DALAM TAFSIR AT-TANWIR: ANALISIS DOUBLE MOVEMENT)
23205032036_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji ekstraksi ideal moral konsep manusia sebagai khalifah dalam Tafsir At-Tanwir Muhammadiyah melalui analisis terhadap QS. al-Baqarah [2]: 30–39 dengan menggunakan pendekatan Double Movement Fazlur Rahman. Kajian ini berangkat dari pemahaman bahwa konsep khalifah dalam al-Qur’an tidak hanya memuat makna normatif-teologis, tetapi juga mengandung prinsip-prinsip moral universal yang dapat direlevansikan dengan dinamika kehidupan masyarakat kontemporer. Dalam konteks tersebut, Tafsir At-Tanwir sebagai produk tafsir Muhammadiyah dipandang memiliki orientasi kontekstual dalam membaca relasi manusia, masyarakat, dan realitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran Tafsir At-Tanwir mengenai konsep manusia sebagai khalifah serta mengekstraksi ideal moral yang terkandung di dalamnya melalui kerangka Double Movement. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan menggunakan data utama berupa Tafsir At-Tanwir, didukung literatur terkait pemikiran Fazlur Rahman dan kajian mengenai konsep khalifah. Analisis dilakukan melalui dua tahap, yaitu penelusuran makna dan konteks penafsiran konsep khalifah dalam Tafsir At-Tanwir, kemudian perumusan ideal moral yang dapat diproyeksikan ke dalam konteks sosial kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir At-Tanwir memaknai manusia sebagai khalifah bukan sekadar sebagai pemegang otoritas di bumi, tetapi sebagai subjek moral yang mengemban tanggung jawab sosial, pengembangan pengetahuan, pengelolaan kehidupan secara berkeadilan, dan pemeliharaan keberlanjutan kehidupan. Ideal moral yang diekstraksi dari penafsiran tersebut memperlihatkan bahwa konsep kekhalifahan memiliki orientasi etik yang bersifat dinamis dan aplikatif terhadap berbagai persoalan kemanusiaan modern. Penelitian ini menegaskan bahwa Tafsir At-Tanwir menghadirkan pembacaan yang menghubungkan pesan normatif al-Qur’an dengan kebutuhan masyarakat kontemporer melalui kerangka Double Movement.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Prof. Dr. H. Muhammad, M.Ag. |
| Uncontrolled Keywords: | Tafsir At-Tanwir, Kekhalifahan, Double Movement |
| Subjects: | 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir (S2) |
| Depositing User: | Muh Khabib |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 14:04 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 14:04 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77094 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
