DINAMIKA PEMIKIRAN AL-SYAWKANI TENTANG TAKWIL AYAT-AYAT MUTASYABIHAT AL-SIFAT DALAM FATH AL-QADIR: NEGOSIASI HERMENEUTIS

Didik Harianto, NIM.: 24205031042 (2026) DINAMIKA PEMIKIRAN AL-SYAWKANI TENTANG TAKWIL AYAT-AYAT MUTASYABIHAT AL-SIFAT DALAM FATH AL-QADIR: NEGOSIASI HERMENEUTIS. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (DINAMIKA PEMIKIRAN AL-SYAWKANI TENTANG TAKWIL AYAT-AYAT MUTASYABIHAT AL-SIFAT DALAM FATH AL-QADIR: NEGOSIASI HERMENEUTIS)
24205031042_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (10MB) | Preview
[img] Text (DINAMIKA PEMIKIRAN AL-SYAWKANI TENTANG TAKWIL AYAT-AYAT MUTASYABIHAT AL-SIFAT DALAM FATH AL-QADIR: NEGOSIASI HERMENEUTIS)
24205031042_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (24MB) | Request a copy

Abstract

Fat h al-Qadir karya tafsir al-Syawkani merupakan tafsir memperlihatkan dinamika penafsiran terhadap ayat-ayat mutasyabihat al-sifat yang ditandai oleh adanya inkonsistensi pendekatan interpretatif. Di satu sisi, melalui karya Al-Tuhaf fi al-Irsyad ila Mazahib al-Salaf, al-Syawkani menegaskan komitmennya terhadap manhaj salaf yang cenderung menolak ta'wil dan memilih pendekatan isbat atau tafwid. Namun, di sisi lain, dalam Fath al-Qadir ditemukan praktik ta'wil terhadap sejumlah ayat mutasyabihat al-sifat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk inkonsistensi penafsiran al-Syawkani terhadap ayat-ayat mutasyabihat al-sifat dalam Fath al-Qadir; dan (2) menganalisis faktor-faktor historis, intelektual, teologis, dan sosial-politik yang mempengaruhi inkonsistensi penafsirannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka (library research) dengan menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) dan hermeneutika filosofis Hans-Georg Gadamer. Sumber data primer penelitian ini adalah Fath al-Qadir. Adapun sumber data sekunder berupa buku, artikel jurnal, tesis, dan disertasi yang berkaitan dengan tafsir al-Syawkani, ayat mutasyabihat, ta'wil, dan hermeneutika. Analisis dilakukan melalui konsep historically effected consciousness, pre-understanding, dan fusion of horizons untuk membaca hubungan antara horizon intelektual al-Syawkani dengan praktik penafsirannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penafsiran ayat-ayat mutasyabihat al-sifat, al-Syawkani tidak menggunakan satu pendekatan yang tunggal dan konsisten, melainkan memperlihatkan variasi metodologis. Pada sifat al-infi'alat, ia cenderung menggunakan ta'wil yang menunjukkan kedekatan dengan tradisi Zaydiyyah dan orientasi tanzih, sedangkan pada sifat al-jawarih serta sifat al-jihah wa al-makan ia menggunakan pendekatan yang lebih beragam melalui ta'wil, tafwid, isbat, tarjih, dan tawaqquf yang menunjukkan kedekatannya dengan manhaj salaf. Melalui hermeneutika Gadamer, keragaman tersebut dipahami sebagai manifestasi negosiasi hermeneutik dan peleburan horizon antara teks, tradisi Zaydiyyah, orientasi salafi, pengalaman sosial-intelektual, serta kapasitas al-Syawkani sebagai mujtahid dan Qadi al-Qudat. Dengan demikian, inkonsistensi yang tampak dalam penafsirannya tidak menunjukkan kontradiksi metodologis, melainkan mencerminkan proses pemahaman yang dinamis yang termanifestasi dalam praktik ijtihadnya terhadap ayat-ayat mutasyabihat al-sifat.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Dr. Mahbub Ghozali
Uncontrolled Keywords: Al-Syawkani, Ta'wil, Mutasyabihat Al-Sifat, Fath Al-Qadir, Hermeneutika Gadamer
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir (S2)
Depositing User: Muh Khabib
Date Deposited: 26 Jun 2026 10:40
Last Modified: 26 Jun 2026 10:40
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77106

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum