ANTARA IDENTITAS DAN KONSUMSI: DAYA TARIK BRAND HIJAB LAFIYE DALAM PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWI UII (UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA)

Hawa Amalia Wardah, NIM.: 22107020052 (2026) ANTARA IDENTITAS DAN KONSUMSI: DAYA TARIK BRAND HIJAB LAFIYE DALAM PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWI UII (UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (ANTARA IDENTITAS DAN KONSUMSI: DAYA TARIK BRAND HIJAB LAFIYE DALAM PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWI UII (UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA))
22107020052_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (ANTARA IDENTITAS DAN KONSUMSI: DAYA TARIK BRAND HIJAB LAFIYE DALAM PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWI UII (UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA))
22107020052_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Fenomena konsumsi hijab di kalangan mahasiswi saat ini tidak lagi semata-mata didasarkan pada kebutuhan religius sebagai penutup kepala ataupun aurat, tetapi juga dipengaruhi oleh tren fesyen, media sosial, serta citra yang dibangun oleh suatu brand. Brand Lafiye hadir dengan konsep elegan dan eksklusif yang mampu menarik perhatian mahasiswi. Kondisi ini mendorong munculnya kecenderungan perilaku konsumtif dalam penggunaan hijab. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis faktor daya tarik brand Lafiye yang mendorong perilaku konsumtif pada mahasiswi UII, (2) menganalisis indikasi perilaku konsumtif mahasiswi dalam mengonsumsi hijab Lafiye, serta (3) mengetahui identitas yang dibentuk pada kalangan mahasiswi sebagai pengguna produk Lafiye. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap mahasiswi UII. Analisis penelitian menggunakan teori masyarakat konsumsi Jean Baudrillard dengan memasukkan konsep simulasi, simulakra, dan hiperrealitas, serta dilengkapi dengan dialektika keislaman-sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik brand Lafiye yang meliputi keberadaan sosok Sashfir dan influencer lain, kualitas produk, konten dan promosi di media sosial khususnya Instagram dan Tiktok, citra brand, serta kesuaian harga mampu mendorong perilaku konsumtif mahasiswi. Perilaku tersebut ditandai dengan indikasi keinginan atas kebaruan, fantasi atas citra produk, disillusionment (kekecewaan), dan dominasi kesenangan imajinatif mahasiswi. Konsumsi pada mahasiswi tidak hanya didasarkan pada kebutuhan religius saja, tetapi juga untuk memperoleh nilai simbolik berupa identitas muslimah modern menengah ke atas. Fenomena ini mencerminkan simulasi, simulakra, dan hiperrealitas yang dibentuk melalui media sosial khsusnya Instagram dan Tiktok. Serta, dalam dialektika keislaman-sosiologis fenomena ini berupa negoisasi antara religiusitas, identitas sosial dan budaya konsumsi modern. Kata Kunci: Perilaku konsumtif, Brand Lafiye, Identitas, Masyarakat konsumsi, Dialektika keislaman

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Dr. Muryanti, S.Sos., M.A.
Uncontrolled Keywords: Perilaku konsumtif, Brand Lafiye, Identitas, Masyarakat konsumsi, Dialektika keislaman
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 300 Ilmu-Ilmu Sosial > 301 Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 23 Jun 2026 14:02
Last Modified: 23 Jun 2026 14:02
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77109

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum