Fitra Nabila Kadir, NIM.: 24205031083 (2026) ANALISIS FRAMING ATAS PENAFSIRAN QS. AL-AHZAB [33]: 33, QS. AN-NISA [4]: 3 DAN 34 TENTANG PEREMPUAN DALAM PENAFSIRAN SALAFI DI YOUTUBE. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (ANALISIS FRAMING ATAS PENAFSIRAN QS. AL-AHZAB [33]: 33, QS. AN-NISA [4]: 3 DAN 34 TENTANG PEREMPUAN DALAM PENAFSIRAN SALAFI DI YOUTUBE)
24205031083_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (10MB) | Preview |
|
|
Text (ANALISIS FRAMING ATAS PENAFSIRAN QS. AL-AHZAB [33]: 33, QS. AN-NISA [4]: 3 DAN 34 TENTANG PEREMPUAN DALAM PENAFSIRAN SALAFI DI YOUTUBE)
24205031083_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (19MB) | Request a copy |
Abstract
Penafsiran al-Qur’an di media sosial YouTube mengalami perkembangan yang signifikan. Para ustadz Salafi menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an secara tekstual dalam ceramah-ceramah mereka terkait isu perempuan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk kecenderungan penafsiran ustadz Salafi terhadap perempuan di YouTube dan menganalisis mekanisme pembingkaian yang mereka gunakan berdasarkan teori framing William A. Gamson dan Andre Modigliani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan content analysis, memanfaatkan data primer dari 24 video oleh dua belas ustadz Salafi di YouTube dan literatur relevan sebagai data sekunder. Hasil penelitian menemukan bahwa kecenderungan pemaknaan ustadz Salafi terhadap perempuan meliputi tiga hal, yaitu domestikasi, subordinasi, dan stereotipe. Mekanisme pembingkaian bekerja melalui dua perangkat utama. Perangkat framing device terdiri dari metafora seperti perhiasan antik dan argo pahala, catchphrases seperti istri jarum super dan perempuan penghuni surga, depiction berupa kosakata pemuliaan dan perendahan, serta visual images berupa gestur otoritatif dan dismisiv. Adapun perangkat reasoning device terdiri dari roots yang mencakup kausalitas teologis dan naturalistik, appeal to principle yang meliputi otoritas teks suci, otoritas ulama klasik, otoritas kaidah tafsir, dan personifikasi personal, serta consequences yang meliputi efek doktrinal, efek konstruksi makna, dan efek kontrol sosial. Subordinasi terhadap perempuan tidak disampaikan secara eksplisit, melainkan dibungkus sebagai narasi kemuliaan dan dinaturalkan sebagai ketetapan ilahi. Dengan pendekatan yang khas, ustadz-ustadz Salafi menghadirkan model penafsiran digital yang meneruskan pola tafsir klasik berbasis riwayat, namun mengemasnya ulang secara komunikatif di medium YouTube.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. Mahbub Ghazali |
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Framing, Salafi di YouTube, Perempuan |
| Subjects: | 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir (S2) |
| Depositing User: | Muh Khabib |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 10:45 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 10:45 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77114 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
