Muhamad Ikmal Hakim, NIM.: 22102020050h (2026) COPING STRATEGY SANTRI DALAM MENGHADAPI PUNISHMENT : STUDI KASUS PADA DUA SANTRI DI PONDOK PESANTREN Al-IMDAD BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (COPING STRATEGY SANTRI DALAM MENGHADAPI PUNISHMENT : STUDI KASUS PADA DUA SANTRI DI PONDOK PESANTREN Al-IMDAD BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)
22102020050_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (COPING STRATEGY SANTRI DALAM MENGHADAPI PUNISHMENT : STUDI KASUS PADA DUA SANTRI DI PONDOK PESANTREN Al-IMDAD BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)
22102020050_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan punishment di pesantren sebagai instrumen pembinaan yang berdampak psikologis terhadap santri, namun mekanisme coping yang dikembangkan sebagai responsnya belum banyak dikaji, khususnya di pesantren salafiyah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk coping strategy dua santri Pondok Pesantren Al-Imdad Bantul dalam menghadapi punishment menggunakan kerangka teori Lazarus dan Folkman. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah dua santri Madrasah Aliyah berinisial HB dan RH, dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi tiga sumber: subjek utama, teman dekat masing-masing (CZ dan KD), serta Kepala Bagian BK dan Keamanan pesantren (GB). Hasil penelitian menunjukkan: pertama, kedua subjek menggunakan kombinasi problem-focused coping (PFC) dan emotion-focused coping (EFC) secara simultan, dengan dimensi spiritual sebagai komponen coping yang konsisten pada keduanya; kedua, HB lebih didominasi EFC yang bersifat kuratif jangka pendek dan belum menghasilkan perubahan perilaku fundamental, sedangkan RH menampilkan PFC yang lebih transformatif disertai kualitas positive reappraisal dan accepting responsibility yang lebih mendalam sehingga menghasilkan perubahan perilaku nyata; ketiga, efektivitas punishment sebagai instrumen pembinaan tidak ditentukan oleh berat-ringannya sanksi, melainkan oleh kedalaman pemaknaan santri atas punishment tersebut sebagai pengalaman yang mendorong refleksi dan perubahan autentik. Kata kunci: coping strategy; punishment; problem-focused coping; emotion-focused coping.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. H. Rifa'i, M.A. |
| Uncontrolled Keywords: | coping strategy; punishment; problem-focused coping; emotion-focused coping. |
| Subjects: | Bimbingan dan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam (S1) |
| Depositing User: | S.Sos Sofwan Sofwan |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 10:17 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 10:17 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77338 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
