PENGARUH PARTISIPASI SEMINAR KE KERASAN SEKSUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA DI YOGYAKARTA

Popi Amaliyah, NIM.: 22105040084 (2026) PENGARUH PARTISIPASI SEMINAR KE KERASAN SEKSUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA DI YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PENGARUH PARTISIPASI SEMINAR KE KERASAN SEKSUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA DI YOGYAKARTA)
22105040084_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img] Text (PENGARUH PARTISIPASI SEMINAR KE KERASAN SEKSUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA DI YOGYAKARTA)
22105040084_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kekerasan seksual di perguruan tinggi masih menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dan sering kali terhambat oleh kendala kultural seperti victim blaming serta ketimpangan relasi kuasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi mahasiswa dalam seminar kekerasan seksual terhadap tingkat pengetahuan mereka mengenai isu tersebut, melalui studi komparatif di Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai representasi PTN dan UIN Sunan Kalijaga sebagai representasi PTKIN di Yogyakarta. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei, data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 385 responden mahasiswa yang ditentukan menggunakan rumus Cochran dan teknik purposive sampling. Data kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana serta analisis deskriptif berbasis indikator. Hasil pengujian statistik melalui uji t membuktikan bahwa partisipasi seminar memiliki pengaruh positif dan signifikan secara linear terhadap peningkatan pengetahuan kognitif mahasiswa. Namun, analisis deskriptif mengungkap adanya kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku (knowledge-behavior gap). Mahasiswa meraih skor tertinggi pada aspek kognitif-teoritis (3,06) seperti pemahaman regulasi dan bentuk kekerasan, tetapi mencatatkan skor terendah pada aspek penerapan nyata di lapangan (2,95), seperti keberanian melapor atau mengintervensi kasus. Secara komparatif, pemahaman mahasiswa PTN lebih condong pada pendekatan struktural-legalistik (Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021/Satgas PPKS), sedangkan mahasiswa PTKIN lebih menyelaraskan isu gender dengan nilai keagamaan inklusif (PMA No. 73 Tahun 2022/PSGA). Kendati demikian, mahasiswa dari kedua institusi tetap menghadapi hambatan kultural serupa berupa budaya victim blaming dan ketimpangan relasi kuasa yang menghambat penerapan pengetahuan mereka dalam kehidupan sehari-hari di kampus. Kata Kunci: Partisipasi Seminar, Tingkat Pengetahuan, Kekerasan Seksual, Perguruan Tinggi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Nur Afni Khafsoh, M.Sos
Uncontrolled Keywords: Partisipasi Seminar, Tingkat Pengetahuan, Kekerasan
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 300 Ilmu-Ilmu Sosial > 306.6 Sosiologi - Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Sosiologi Agama (S1)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 02 Jul 2026 14:53
Last Modified: 02 Jul 2026 14:53
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77413

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum