ANALISIS KETAKUTAN TERHADAP PERNIKAHAN DALAM PERSPEKTIF COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY STUDI KASUS PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL

Ridha Khoirunnisa, NIM.: 22102020018 (2026) ANALISIS KETAKUTAN TERHADAP PERNIKAHAN DALAM PERSPEKTIF COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY STUDI KASUS PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (ANALISIS KETAKUTAN TERHADAP PERNIKAHAN DALAM PERSPEKTIF COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY STUDI KASUS PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL)
22102020018_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (ANALISIS KETAKUTAN TERHADAP PERNIKAHAN DALAM PERSPEKTIF COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY STUDI KASUS PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL)
22102020018_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketakutan terhadap pernikahan dalam perspektif Cognitive Behavior Therapy (CBT) melalui studi kasus pada perempuan dewasa awal. Fenomena ketakutan terhadap pernikahan (gamophobia) semakin banyak ditemukan pada individu dewasa awal, khususnya perempuan yang memiliki pengalaman relasional negatif, trauma masa lalu, atau tumbuh dalam lingkungan keluarga dengan pola relasi yang kurang harmonis. Pengalaman tersebut berpotensi membentuk distorsi kognitif serta keyakinan inti negatif yang memengaruhi cara individu memandang pernikahan sebagai sesuatu yang berisiko, membatasi kebebasan, atau berpotensi menimbulkan kegagalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri dari dua perempuan dewasa awal dengan latar belakang fatherless dan korban KDRT yang dipilih melalui teknik purposive sampling, serta dua orang terdekat dari masing masing subjek sebagai data pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan kemudian dianalisis. Hasil penelitian ini mengatakan bahwa ketakutan terhadap pernikahan pada perempuan dewasa awal dalam perspektif Cognitive Behavioral Therapy (CBT) mencakup empat aspek: kognitif, xi emosional, fisik, dan perilaku. Aspek kognitif ditandai pikiran otomatis negatif dan keyakinan irasional tentang pernikahan. Aspek emosional berupa munculnya emosi negatif saat membahas pernikahan. Aspek fisik meliputi gejala seperti tangan gemetar, jantung berdebar, keringat dingin, dan pusing. Sementara itu, aspek perilaku terlihat dari kecenderungan menghindar atau menjauh dari pembahasan maupun hubungan yang berkaitan dengan pernikahan. Kata kunci: ketakutan terhadap pernikahan, cognitive behaviour therapy perempuan dewasa awal

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Ferra Puspito Sari, M.Pd.
Uncontrolled Keywords: ketakutan terhadap pernikahan, cognitive behaviour therapy perempuan dewasa awal
Subjects: Bimbingan dan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam (S1)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 02 Jul 2026 15:58
Last Modified: 02 Jul 2026 15:58
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77419

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum