KONTROVERSI ISU VASEKTOMI KANG DEDI MULYADI DAN KORELASINYA DENGAN IDEAL MORAL MANAJEMEN REPRODUKSI LAKI-LAKI DALAM AL-QUR’AN

Aulia Karimatul Ma’rifat, NIM.: 24205031063 (2026) KONTROVERSI ISU VASEKTOMI KANG DEDI MULYADI DAN KORELASINYA DENGAN IDEAL MORAL MANAJEMEN REPRODUKSI LAKI-LAKI DALAM AL-QUR’AN. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KONTROVERSI ISU VASEKTOMI KANG DEDI MULYADI DAN KORELASINYA DENGAN IDEAL MORAL MANAJEMEN REPRODUKSI LAKI-LAKI DALAM AL-QUR’AN)
24205031063_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img] Text (KONTROVERSI ISU VASEKTOMI KANG DEDI MULYADI DAN KORELASINYA DENGAN IDEAL MORAL MANAJEMEN REPRODUKSI LAKI-LAKI DALAM AL-QUR’AN)
24205031063_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kontroversi vasektomi yang kembali mengemuka dalam ruang publik Indonesia, khususnya setelah munculnya wacana penggunaan vasektomi dalam kebijakan bantuan sosial oleh Kang Dedi Mulyadi (KDM). Perdebatan tersebut melibatkan berbagai kelompok, mulai dari otoritas keagamaan, akademisi, tenaga kesehatan, pegiat hak reproduksi, hingga masyarakat luas. Sejumlah ayat Al-Qur’an, yaitu QS. al-An‘ām [6]: 151, QS. al-Isrā’ [17]: 31, QS. al-An‘ām [6]: 137, QS. an-Nisā’ [4]: 119, QS. asy-Syūrā [42]: 49–50, dan QS. an-Nisā’ [4]: 9, digunakan sebagai dasar argumentasi dalam mendukung maupun menolak praktik vasektomi. Namun, perdebatan tersebut umumnya masih berfokus pada penetapan status hukum boleh atau tidak boleh, sementara upaya menelusuri rasio legis dan merumuskan ideal moral yang melatarbelakangi ayat-ayat tersebut masih relatif terbatas. Padahal, perumusan ideal moral penting dilakukan agar nilainilai Al-Qur’an tetap mampu merespons persoalan reproduksi kontemporer secara kontekstual. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini mengkaji: (1) bentuk-bentuk kontroversi vasektomi dan ayat-ayat Al-Qur’an yang dijadikan rujukan dalam perdebatan; (2) rasio legis dan ideal moral ayat-ayat tersebut; serta (3) reinterpretasi ayat-ayat Al-Qur’an terhadap praktik vasektomi melalui pendekatan double movement Fazlur Rahman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teori yang digunakan adalah hermeneutika double movement Fazlur Rahman, yaitu dengan menelusuri konteks historis ayat untuk menemukan rasio legis, menggeneralisasikannya menjadi ideal moral, kemudian mengaktualisasikannya dalam konteks kekinian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontroversi vasektomi di Indonesia berpusat pada perdebatan mengenai fungsi reproduksi, keberlanjutan keturunan, penggunaan vasektomi dalam kebijakan publik, dan hak reproduksi individu. Analisis terhadap ayat-ayat yang menjadi rujukan menghasilkan beberapa rasio legis, yaitu larangan menghilangkan keturunan karena kemiskinan, penolakan terhadap praktik yang mengancam keberlangsungan keturunan, larangan perubahan ciptaan Allah yang bersifat merusak, pengakuan terhadap kedaulatan Allah dalam urusan keturunan, serta perlindungan terhadap generasi yang lemah. Dari keseluruhan rasio legis tersebut dirumuskan empat ideal moral, yaitu perlindungan keturunan, integritas ciptaan, pengakuan terhadap keterbatasan manusia dalam urusan reproduksi, dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan generasi. Berdasarkan ideal moral tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa vasektomi tidak dapat dipahami sebagai tindakan yang haram secara mutlak maupun dibolehkan secara bebas. Vasektomi dapat dibolehkan dalam kondisi tertentu apabila bertujuan mewujudkan kemaslahatan keluarga, menjaga kesehatan, serta menjamin kualitas generasi. Sebaliknya, vasektomi tidak sejalan dengan ideal moral Al-Qur’an apabila dijadikan syarat memperoleh bantuan sosial atau dilakukan karena tekanan ekonomi dan kebijakan. Dengan demikian, penilaian terhadap vasektomi harus didasarkan pada pencapaian kemaslahatan dan tanggung jawab moral, bukan pada paksaan struktural

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Prof. Dr. Hj. Inayah Rohmaniyah, S, Ag., M. Hum., M.A.
Uncontrolled Keywords: vasektomi; KDM; reproduksi laki-Laki; ideal moral Al- Qur’an.
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir (S2)
Depositing User: Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id]
Date Deposited: 08 Jul 2026 13:17
Last Modified: 08 Jul 2026 13:17
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77482

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum