KUALITAS TERJEMAHAN AL QUR’AN: (STUDI ATAS TERJEMAHAN AL-QUR’AN VERSI KUTIPAN-KUTIPAN SAKING AL QUR’AN SUI RING BASA BALI KARYA I WAYAN RUPA MENGWI)

Muhammad Tubagus Soleh Tammimi, NIM.: 24205031034 (2026) KUALITAS TERJEMAHAN AL QUR’AN: (STUDI ATAS TERJEMAHAN AL-QUR’AN VERSI KUTIPAN-KUTIPAN SAKING AL QUR’AN SUI RING BASA BALI KARYA I WAYAN RUPA MENGWI). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KUALITAS TERJEMAHAN AL QUR’AN: (STUDI ATAS TERJEMAHAN AL-QUR’AN VERSI KUTIPAN-KUTIPAN SAKING AL QUR’AN SUI RING BASA BALI KARYA I WAYAN RUPA MENGWI))
24205031034_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (KUALITAS TERJEMAHAN AL QUR’AN: (STUDI ATAS TERJEMAHAN AL-QUR’AN VERSI KUTIPAN-KUTIPAN SAKING AL QUR’AN SUI RING BASA BALI KARYA I WAYAN RUPA MENGWI))
24205031034_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran Islam yang menjadi pedoman hidup umat Muslim. Karena diturunkan dalam bahasa Arab, pemahamannya di luar masyarakat Arab memerlukan proses penerjemahan yang tidak hanya memindahkan bahasa, tetapi juga menyesuaikan unsur budaya lokal. Di Indonesia, penerjemahan Al-Qur’an ke dalam bahasa daerah memiliki peran penting dalam memperluas akses pemahaman keagamaan masyarakat. Salah satu contohnya adalah Kutipan-Kutipan Saking Al-Qur’an Sui Ring Basa Bali karya I Wayan Rupa Mengwi yang menyajikan ayat-ayat Al-Qur’an dalam bahasa Bali bagi masyarakat Muslim Bali. Penelitian ini mengkaji bentuk, karakteristik, dan kualitas terjemahan dalam karya tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjemahan disusun secara tematik melalui kutipan ayat, bukan menerjemahkan Al-Qur’an secara lengkap. Bentuk ini membuat isi lebih ringkas, praktis, dan mudah dipahami pembaca lokal. Dari sisi karakteristik, penerjemah menggunakan strategi adaptasi budaya dengan mengganti beberapa istilah Arab ke istilah lokal Bali seperti Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk Allah, Awatara untuk Rasul, dan wangsit untuk nubuwat. Penggunaan istilah lokal ini membantu mendekatkan pesan Al-Qur’an kepada pembaca Bali, meskipun berpotensi menimbulkan pergeseran makna teologis. Dari aspek kualitas terjemahan, pesan utama ayat tetap tersampaikan, tetapi ditemukan perubahan pada unsur makna, gaya bahasa, dan struktur penyampaian. Pada aspek isi, beberapa istilah mengalami domestikasi budaya. Pada hubungan teks dan pembaca, bahasa terjemahan menjadi lebih halus dan komunikatif. Sementara itu, pada cara penyampaian, struktur retoris ayat berubah menjadi lebih deskriptif. Strategi penerjemahan ini termasuk covert translation, yaitu penerjemahan yang menyesuaikan teks dengan budaya pembaca sasaran. Secara keseluruhan, terjemahan ini menunjukkan bahwa penerjemahan Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai pengalihan bahasa, tetapi juga sebagai proses negosiasi antara pesan keagamaan dan konteks budaya lokal.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Prof. Dr. Ahmad Baidowi, M.Si.
Uncontrolled Keywords: terjemahan Al-Qur’an; bahasa Bali; kualitas terjemahan; Translation Quality Assessment
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir (S2)
Depositing User: Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id]
Date Deposited: 28 Jul 2026 13:59
Last Modified: 28 Jul 2026 13:59
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77699

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum